Berita

Ilustrasi. (Foto: RMOLJateng)

Presisi

Polisi Buru Pelaku Pembacokan Remaja di Semarang

RABU, 10 JUNI 2026 | 03:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Seorang remaja dibacok orang tak dikenal (OTK) di Jalan Sompok Baru Raya, Kelurahan Lamper Lor, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu, 7 Juni 2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Korban mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit. 

Polrestabes Semarang membenarkan adanya laporan dugaan peristiwa pembacokan terhadap seorang remaja di wilayah Kecamatan Semarang Selatan. Saat ini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh kepolisian.

Kasi Humas Polrestabes Semarang, Riki Fahmi Mubarok, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dengan Nomor LP/B/164/VI/2026/SPKT/POLRESTABES SEMARANG/POLDA JAWA TENGAH tertanggal 8 Juni 2026.


Korban diketahui merupakan seorang pelajar berusia 16 tahun berinisial ATK. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok pada bagian bahu kanan dan telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Karyadi.

"Dari keterangan awal yang diperoleh, korban bersama seorang saksi yang membonceng korban sedang mengendarai sepeda motor untuk pulang ke rumah. Saat melintas di lokasi kejadian, keduanya diduga dipepet oleh beberapa orang yang tidak dikenal dan diminta berhenti," kata Riki dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa, 9 Juni 2026.

Namun, korban dan saksi tidak mengindahkan permintaan tersebut. Salah seorang pelaku kemudian diduga melakukan pembacokan terhadap korban sebelum melarikan diri dari lokasi kejadian.
 
Saat ini, perkara tersebut tengah didalami dalam proses penyidikan oleh Satres PPA PPO. Sementara itu, Satreskrim Polrestabes Semarang bersama jajaran Polsek Semarang Selatan masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku.

Polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan alat bukti, serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian untuk mendukung proses penyidikan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut agar segera menyampaikannya kepada aparat kepolisian guna mempercepat pengungkapan kasus.

Selain itu, masyarakat diminta tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum dipastikan kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Polrestabes Semarang menyatakan perkembangan penanganan perkara akan disampaikan lebih lanjut sesuai hasil penyelidikan dan penyidikan yang sedang berlangsung.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya