Berita

Presiden Prabowo Subianto ketika melantik Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Senin, 8 September 2025. (Foto: BPMI Setpres)

Bisnis

Purbaya Tidak Jadi Diganti Bawa Pengaruh Positif ke Rupiah dan IHSG

RABU, 10 JUNI 2026 | 01:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah pada perdagangan bisa dihubungkan dengan meredanya spekulasi atau isu mengenai reshuffle kabinet, khususnya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang diganti ekonom Chatib Basri.

Ekonom STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko, menjelaskan bila saat ini pasar merespons positif dan berkurangnya ketidakpastian politik jadi salah satu faktor memperbaiki sentimen investor. 

Sebab, menurut dia, pasar keuangan pada umumnya tidak suka ketidakpastian, terutama yang berkaitan dengan arah kebijakan ekonomi pemerintah.


"Rumor pergantian menteri keuangan sempat memunculkan pertanyaan mengenai arah kebijakan fiskal pemerintah. Ketika isu itu dibantah, sebagian investor kembali percaya bahwa tidak akan ada perubahan mendadak pada kebijakan ekonomi," kata Aditya kepada wartawan di Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

Tentu hal positif ini harus dibarengi koordinasi yang matang antara Kementerian Keuangan dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas rupiah serta pasar obligasi.

Selain faktor tersebut, lanjut Aditya, penguatan pasar juga dipengaruhi aksi beli usai tekanan yang terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Di sisi lain, pengajar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Esther Sri Astuti menjelaskan penguatan IHSG tidak lepas dari persepsi investor terhadap prospek ekonomi dan stabilitas kebijakan fiskal nasional.

"Yang utama, jika aliran modal besar masuk ke Indonesia dan devisa negara banyak, maka nilai rupiah tidak terdepresiasi," ujar Esther.

Sebagaimana diketahui, sehari sebelumnya atau hari Senin, IHSG mengalami penurunan cukup tajam dan nilai tukar rupiah juga melemah terhadap dolar Amerika Serikat.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya