Berita

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Dok. Kemenko IPK)

Politik

Klarifikasi Partai Demokrat Soal Postingan Dua Kolonel Usulan AHY Terlibat Kasus BGN

SELASA, 09 JUNI 2026 | 22:53 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Partai Demokrat menyampaikan klarifikasi atas postingan RMOL.ID soal keterlibatan AHY dalam kasus Badan Gizi Nasional (MBG). Klarifikasi disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra terhadap postingan berjudul "Beredar Nama-nama Pejabat dan Politisi Terseret Kasus BGN" yang diunggah pada Selasa siang, 9 Juni 2026.

Postingan itu mengungkap dua kolonel usulan AHY termasuk dalam daftar lebih dari 20 nama yang beredar, disebut terlibat program MBG. Daftar nama itu beredar usai kuasa hukum Sony Sonjaya, mantan Wakil Ketua MBG yang kini berstatus tersangka, Elza Syarief dan Krisna Murti, menyebut kliennya memegang catatan digital berisi nama-nama tokoh penting dari kalangan eksekutif, legislatif, hingga organisasi yang diduga kuat melakukan intervensi dan menekan untuk memperebutkan jatah lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau "dapur" MBG.

"AHY tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan Saudara Sony Sonjaya. AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, ataupun meminta dukungan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung," kata Herzaky dalam klarifikasinya. 


Poin-poin dalam klarifikasi tersebut adalah:

1. Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tidak mengenal Saudara Sony Sonjaya.

2. AHY tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan Saudara Sony Sonjaya.

3. AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, ataupun meminta dukungan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung.

4. Dalam postingan tersebut tidak dijelaskan siapa yang dimaksud dengan frasa “AHY” maupun siapa “2 Orang Kolonel” yang dimaksud. Namun, apabila yang dimaksud adalah Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, maka Partai Demokrat menegaskan bahwa pengaitan tersebut tidak memiliki dasar fakta apapun.

5. Karena itu, frasa “2 orang Kolonel usulan AHY”, jika yang dimaksud menyangkut Agus Harimurti Yudhoyono, maka hal tersebut dapat dipastikan sebagai fitnah dan sama sekali tidak mengandung kebenaran. 

"Partai Demokrat menghormati kebebasan pers dan mendukung kerja jurnalistik yang profesional. Namun, kami berharap setiap informasi yang menyebut nama individu maupun institusi disampaikan secara akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta yang terverifikasi," kata Herzaky Mahendra Putra.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya