Berita

Direktur Penyidikan Kortas Tipikor Polri Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo, Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein, dan Jurubicara KPK Budi Prasetyo. (Foto: RMOL/Jamaludin Akmal)

Hukum

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

SELASA, 09 JUNI 2026 | 21:44 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut bahwa operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, merupakan hasil joint investigation atau penyelidikan bersama dengan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein mengatakan, penanganan perkara yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison tersebut menjadi wujud sinergi antarlembaga penegak hukum dalam pemberantasan tindak pidana korupsi.

Menurut Taufik, perkara yang diungkap melalui kegiatan penyelidikan tertutup hingga berujung pada peristiwa tertangkap tangan itu merupakan hasil kerja bersama KPK dan Kortas Tipikor Polri.


"Perlu kami sampaikan bahwa penanganan perkara peristiwa tertangkap ini merupakan joint investigation antara KPK dengan Kortas Tipikor Polri, sebagai wujud konkret sinergi antara Aparat Penegak Hukum (APH) dalam pemberantasan tindak pidana korupsi," kata Taufik dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa malam, 9 Juni 2026.

Dalam konferensi pers ini turut dihadiri langsung Direktur Penyidikan Kortas Tipikor Polri, Brigjen Pol Robertus Yohanes De Deo. Taufik menjelaskan, KPK telah menemukan bukti permulaan yang cukup terkait dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Muara Enim Tahun Anggaran (TA) 2025-2026.

"Perkara ini juga menjadi perhatian penting, karena berkaitan dengan sektor pendidikan, yang merupakan bagian dari program prioritas Presiden dengan anggaran yang besar," jelas Taufik.

KPK juga mengingatkan bahwa praktik korupsi di sektor pendidikan tidak hanya terjadi dalam bentuk pungutan liar maupun gratifikasi pada proses penerimaan peserta didik, tetapi juga dapat muncul dalam pengelolaan anggaran serta pelaksanaan pengadaan barang dan jasa.

"Modus korupsi di sektor pendidikan tidak hanya berkaitan dengan pungutan liar atau gratifikasi, seperti dalam proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), tetapi juga dapat terjadi dalam pengelolaan anggaran dan pelaksanaan pengadaan barang dan jasa," pungkas Taufik.

Dari hasil OTT, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Edison (EDS) selaku Bupati Muara Enim periode 2025-2030, Abi Nurwardani (ABN) selaku Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2026, Adi Triyadi (AD) selaku orang kepercayaan atau keponakan Edison, dan Cory Erin Hardi (CRH) selaku Marketing PT Millenium Solusi Abadi (MSA).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya