Berita

Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Politik

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

SELASA, 09 JUNI 2026 | 20:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan perkembangan signifikan transformasi digital pemerintahan yang tengah dijalankan Presiden Prabowo Subianto. 

Melalui platform Government Technology (GovTech), sekitar 80 persen data pemerintah kini telah saling terhubung dan terintegrasi dalam satu sistem berbasis kecerdasan buatan (AI).

"Sudah 80 persen government teknologi ini terkoneksi dan pertama kali juga delapan kementerian lembaga sepanjang Republik ini merdeka, datanya jadi satu. Tanggal 1 Juni kemarin. Jadi sebenarnya tanggal 1 Juni kemarin itu ada peristiwa besar kalau menurut kami, karena datanya menjadi satu berbasis AI,” kata Luhut usai bertemu Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.


Menurutnya, integrasi tersebut membuat seluruh data pemerintah kini saling terkoneksi dan mulai dibersihkan menggunakan teknologi AI. 

Bahkan, kemampuan sistem itu telah diuji dalam sejumlah kasus, termasuk pemanfaatan teknologi pengenalan wajah yang mampu menyelesaikan proses sanggahan data hanya dalam hitungan menit. 

“Jadi semua data itu sekarang sudah terkoneksi dan mulai dibersihkan oleh AI. Kemarin kami beri contoh di DPR, waktu kami dipanggil, bagaimana face recognition segera bisa menjawab masalah sanggahan dalam satu menit,” ujarnya.

Luhut menegaskan GovTech akan menjadi salah satu instrumen terpenting dalam pemerintahan Presiden Prabowo karena seluruh data nasional nantinya terkumpul secara terpadu dan terhubung dengan National Single Window di Kementerian Keuangan. 

Integrasi tersebut diyakini dapat memperluas basis pajak, termasuk mendorong jutaan pelaku UMKM masuk ke dalam ekosistem perpajakan nasional.

“Kalau itu terjadi, maka kita juga tax ratio kita akan naik dari 9 persen sekarang mungkin ke 12 atau 13 persen over time. Dan dari situ juga penerimaan negara akan meningkat cukup signifikan,” jelasnya. 

Luhut menambahkan, data GovTech yang lengkap juga berpotensi mendorong lahirnya UMKM baru sekaligus membuka lapangan kerja yang lebih luas.

Saat ini implementasi sistem tersebut tengah diuji coba di 42 daerah dan ditargetkan diperluas ke seluruh 514 kabupaten/kota pada Oktober mendatang. 

Luhut juga mengungkapkan bahwa seluruh BUMN, termasuk Pertamina, ke depan akan diarahkan mengadopsi sistem berbasis AI guna meningkatkan efisiensi dan menghasilkan penghematan anggaran dalam jumlah besar.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya