Berita

Kepala DEN Luhut Binsar Panjaitan dan anggota DEN Septian Hario Seto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

DEN Lapor Hasil Survei MBG ke Prabowo: 86,9 Persen SPPG Gandeng UMKM Lokal

SELASA, 09 JUNI 2026 | 19:40 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Dewan Ekonomi Nasional (DEN) melaporkan hasil survei terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

Anggota DEN, Septian Hario Seto, menjelaskan bahwa survei dilakukan secara independen dan dibiayai langsung oleh DEN untuk mengukur dampak program MBG terhadap pembentukan rantai pasok baru di berbagai wilayah Indonesia.

“Tadi yang kami laporkan kepada Bapak Presiden adalah hasil dari survei MBG yang kami lakukan secara independen. Kami biayai sendiri terkait dengan terutama kami ingin melihat apakah ada ekosistem supply chain baru yang terbentuk ketika MBGB program ini dijalankan,” kata Seto usai bertemu Presiden.


Survei dilakukan terhadap 800 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipilih secara acak menggunakan metode random sampling. 

Lokasi sampel tersebar di berbagai daerah, mulai dari Nias Selatan, Halmahera hingga Papua, sehingga dinilai mampu merepresentasikan kondisi keseluruhan SPPG yang beroperasi saat ini.

Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa program MBG tidak hanya berkontribusi terhadap peningkatan kualitas gizi anak-anak Indonesia, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi baru yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah.

“Hasil pertama yang kami melihat positif adalah bahwa ada 86,9 persen dari SPPG yang ada saat ini itu paling tidak memiliki satu supplier kecil. Jadi ini adalah UMKM yang memang ada di dekat lokasi dari SPPG tersebut,” ujarnya.

Temuan lain menunjukkan sekitar 64 hingga 65 persen UMKM yang menjadi pemasok berada di kabupaten yang sama dengan lokasi SPPG. 

Selain itu, hampir 99 persen tenaga kerja yang terlibat berasal dari masyarakat sekitar. DEN juga mencatat tingkat kepuasan terhadap kinerja UMKM cukup tinggi, yakni di atas 70 persen, yang menunjukkan kemampuan pelaku usaha lokal dalam mendukung kebutuhan program tersebut.

Meski demikian, DEN menilai masih diperlukan penguatan akses permodalan bagi UMKM agar kapasitas usaha mereka dapat terus berkembang. 

“Memang ada beberapa hal yang bisa ditingkatkan adalah terutama bantuan permodalan untuk SPPG ini. Eh, sorry, untuk yang UMKM ini. Jadi mereka bisa mempunyai modal kerja yang lebih bagus, akhirnya bisa melayani SPPG-nya lebih banyak, komoditasnya juga lebih beraneka ragam gitu ya," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Gandeng Boulevard Coffee, Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Transaksi Masyarakat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 17:23

15 Tahun Mengaspal, 70 Mitra Driver Dapat Hadiah Umrah dari Gojek

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:11

AADI Laporkan Pengalihan Saham Hasil Buyback Lewat Bursa

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:12

Kebakaran di Belakang RS PIK, Asap Tebal Membubung

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:11

Peradi Profesional Jakarta Dilantik, Harris Arthur: Integritas Adalah Marwah Advokat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:02

Purbaya Girang, Danantara Setor Dividen Rp120 Triliun ke Kas Negara

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:56

Chevron Siap Perluas Proyek Minyak di Venezuela

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:39

Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:26

Amandemen UUD 1945 Didahului Pemufakatan Jahat

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 14:12

Aktivis Senior Ingatkan Sudah Saatnya Kembali ke UUD 1945 Asli

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:39

Selengkapnya