Berita

(Foto: Dok. KAI Jabar)

Politik

Buah Konsistensi, KAI Jabar Bawa Pulang Penghargaan dari Lombok

SELASA, 09 JUNI 2026 | 18:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Dewan Pimpinan Daerah Kongres Advokat Indonesia (DPD KAI) Jawa Barat membawa pulang penghargaan dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

Dalam pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KAI Tahun 2026 yang berlangsung di Lombok pada 5-6 Juni 2026, DPD KAI Jawa Barat menerima penghargaan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KAI.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan DPD KAI Jawa Barat dalam melaksanakan pembinaan anggota serta menjalin berbagai kerja sama strategis di wilayah Jawa Barat selama periode kerja 2024-2026.


Penghargaan ini diraih di bawah kepemimpinan Ketua DPD KAI Jawa Barat Deny M. Ramdhany dan Sekretaris AA Jaelani yang dinilai berhasil mendorong penguatan organisasi, peningkatan kualitas anggota, serta memperluas sinergi dengan berbagai pihak di Jawa Barat.

Ketua DPD KAI Jawa Barat Deny Ramdhany menyampaikan, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol prestasi, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan ditingkatkan ke depannya.

"Penghargaan ini menjadi sebuah pendorong bagi DPD KAI Jawa Barat untuk terus menjadi lebih baik lagi ke depan," ujar Deny dalam keterangan tertulis, Selasa 9 Juni 2026.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh keluarga besar KAI Jawa Barat yang selama ini terus menjaga soliditas organisasi, meningkatkan kapasitas anggota, serta memperkuat sinergi dengan berbagai pihak.

Sementara itu, Sekretaris DPD KAI Jawa Barat Jaelani menambahkan bahwa penghargaan ini menjadi pendorong untuk terus memperkuat tata kelola organisasi dan jejaring kemitraan.

“Integritas adalah fondasi utama profesi kami. Kami ingin membangun organisasi yang melahirkan advokat yang cakap hukum sekaligus punya kepedulian sosial tinggi,” pungkasnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya