Berita

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Gubernur BI Bantah Cadangan Devisa RI Menipis

SELASA, 09 JUNI 2026 | 16:01 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Bank Indonesia (BI) memastikan posisi cadangan devisa Indonesia masih berada pada level yang aman dan memadai untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo membantah anggapan bahwa cadangan devisa Indonesia saat ini berada dalam kondisi mengkhawatirkan.

"Bank Indonesia selalu mengukur berapa jumlah cadangan devisa yang memadai," kata Perry di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 9 Juni 2026.


Menurut Perry, salah satu acuan yang digunakan adalah indikator adequacy of reserve assets yang dikembangkan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk mengukur kecukupan cadangan devisa dalam menghadapi berbagai tekanan ekonomi, termasuk gejolak nilai tukar.

Berdasarkan perhitungan terbaru, tingkat kecukupan cadangan devisa Indonesia masih berada di atas 115 persen dari standar yang direkomendasikan.

"Lebih dari cukup," kata Perry.

Selain itu, cadangan devisa Indonesia saat ini juga setara dengan pembiayaan sekitar enam bulan impor, jauh di atas batas kecukupan internasional.

Perry menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketahanan cadangan devisa nasional.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa juga memastikan kondisi ekonomi Indonesia saat ini tidak mengarah pada krisis seperti yang terjadi pada 1997-1998. Menurutnya, kondisi fiskal dan perekonomian nasional masih terjaga dengan baik.

"Fiskal kita baik, ekonominya bagus," kata Purbaya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya