Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Dunia

Prabowo Dijadwalkan Terima Surat Kepercayaan Sembilan Dubes Hari Ini

SELASA, 09 JUNI 2026 | 15:15 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan kembali menerima surat kepercayaan dari sembilan duta besar negara sahabat di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 9 Juni 2026.

Agenda diplomatik tersebut dikonfirmasi Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta saat tiba di halaman Istana siang ini. 

"Iya (Presiden Prabowo akan menerima surat kepercayaan)," ujarnya singkat. 


Anis juga mengungkapkan ada sembilan kepala perwakilan negara sahabat yang akan mengikuti prosesi penyerahan kredensial tersebut. 

Kendati demikian, Anis belum bersedia membeberkan daftar negara yang para dutanya akan menyerahkan surat kepercayaan kepada Kepala Negara. 

"Nanti lihat daftarnya," tegasnya.

Prosesi penyerahan surat kepercayaan merupakan tahapan penting dalam hubungan diplomatik antarnegara. 

Melalui mekanisme itu, seorang duta besar secara resmi diakui sebagai wakil sah negaranya di Indonesia dan dapat menjalankan tugas diplomatik secara penuh.

Agenda penerimaan sembilan duta besar ini berlangsung sehari setelah Presiden Prabowo menerima surat kepercayaan dari delapan duta besar negara sahabat di Istana Merdeka, Senin, 8 Juni 2026. 

Sebelumnya, diplomat senior sekaligus mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal menyoroti lambannya proses akreditasi sejumlah kepala perwakilan asing yang telah tiba di Jakarta.

Melalui akun X pribadinya, Dino mengungkapkan ada 17 calon duta besar yang masih menunggu kesempatan menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden, bahkan sebagian di antaranya disebut telah menanti hingga delapan bulan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya