Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

IHSG Melesat Hampir 5 Persen di Sesi I, ANTM dan TLKM Pimpin Penguatan

SELASA, 09 JUNI 2026 | 13:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tampil perkasa pada paruh pertama perdagangan Selasa 9 Juni 2026. 

Merujuk data RTI Business, indeks melonjak tajam 4,82 persen atau bertambah 257,60 poin, hingga sukses bertengger di level 5.599 pada penutupan Sesi I. 

Sejak bel pembukaan berbunyi, indeks langsung tancap gas dari posisi awal di 5.344 dan terus konsisten bergerak di zona hijau sepanjang pagi. Dalam pergerakannya, IHSG sempat menyentuh area tertinggi di 5.627, sementara titik terendahnya tertahan di level 5.318. 


Dominasi tren positif ini dimotori oleh 603 saham yang berhasil menguat, berbanding terbalik dengan 118 saham yang terkoreksi dan 92 saham lainnya yang bergerak stagnan.

Sektor industri menjadi tulang punggung utama di balik rebound tajam IHSG kali ini setelah mencatatkan kenaikan tertinggi sebesar 5,93 persen. 

Penguatan signifikan sektor ini disokong oleh melesatnya saham-saham seperti INDS, ASII, HEXA, dan SMSM. 

Selain itu, gairah pasar di jajaran saham berkapitalisasi besar juga tercermin dari deretan top gainers di indeks LQ45, di mana saham ANTM, BBTN, WIFI, AMRT, TLKM, BBNI, dan SMGR sukses memimpin penguatan di paruh pertama hari ini.

Aktivitas perdagangan di paruh pertama ini berlangsung sangat masif, ditandai dengan lonjakan kapitalisasi pasar menjadi Rp9.845,40 triliun. 

Hingga akhir sesi I, volume perdagangan telah menyentuh 24,71 miliar lembar saham yang berpindah tangan melalui frekuensi perdagangan sebanyak 1,48 juta kali transaksi. Adapun nilai transaksi atau perputaran uang yang tercatat di pasar modal sudah mencapai Rp13,79 triliun.

Meskipun performa indeks melonjak mendekati 5 persen, investor asing justru memanfaatkan momentum ini untuk melakukan aksi ambil untung (profit taking). 

Tercatat, asing membukukan aksi jual bersih (net foreign sell) senilai Rp447,05 miliar di seluruh pasar. Tekanan jual asing ini berpusat di pasar reguler dengan catatan net sell sebesar Rp587,21 miliar, meskipun di pasar negosiasi dan tunai asing masih menorehkan beli bersih (net buy) sebesar Rp140,15 miliar.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya