Berita

Pernyataan terbaru Presiden AS Donald Trump (Akun Truth Social @realDonaldTrump)

Dunia

Trump Sebut Negosiasi Damai Terus Berlanjut Meski Israel dan Iran Saling Serang

SELASA, 09 JUNI 2026 | 08:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan bahwa upaya negosiasi damai di Timur Tengah masih terus berlangsung meskipun Israel dan Iran kembali saling melancarkan serangan.

Ketegangan meningkat setelah Israel dan Iran saling menyerang, memunculkan kekhawatiran bahwa kesepakatan damai yang masih rapuh dapat runtuh. Situasi ini juga mengancam harapan untuk mengakhiri konflik yang lebih luas di kawasan Timur Tengah.

Bentrokan terbaru dalam beberapa hari ini menjadi yang pertama sejak gencatan senjata mulai berlaku pada April lalu. 


Meski demikian, Trump menyatakan optimistis bahwa kedua pihak masih ingin menghindari perang yang lebih besar. Dalam unggahannya di Truth Social pada Senin, 8 Juni 2026, ia mengatakan proses menuju perdamaian masih berlangsung.

"Kedua pihak, Israel dan Iran, ingin segera melakukan gencatan senjata! Negosiasi terakhir untuk mencapai 'Perdamaian' terus berjalan, kecuali jika terhalang oleh ketidaktahuan atau kebodohan," tulis Trump, dikutip Selasa, 9 Juni 2026.

Trump juga menegaskan bahwa blokade yang saat ini diterapkan akan tetap berlaku hingga tercapai kesepakatan akhir antara pihak-pihak yang terlibat.

"Blokade akan tetap diberlakukan dan dijalankan sepenuhnya sampai tercapai 'Kesepakatan Final'. Semuanya seharusnya bergerak dengan cepat," ujarnya.

Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketidakpastian mengenai masa depan gencatan senjata antara AS dan Iran yang telah berlaku sejak awal April. Serangan terbaru antara Israel dan Iran menunjukkan bahwa situasi keamanan di kawasan masih sangat rentan terhadap eskalasi.

Para pengamat menilai perkembangan beberapa hari ke depan akan menjadi penentu apakah negosiasi damai benar-benar dapat menghasilkan kesepakatan yang lebih permanen, atau justru kembali memicu konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya