Berita

Ilustrasi. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Presisi

Polisi Sudah Kantongi Identitas Pelaku Pembunuhan Sadis Siswi SD di Sragen

SELASA, 09 JUNI 2026 | 06:21 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Polisi memburu pelaku pembunuhan sadis terhadap Bilqis Rajiansyah Lestari (11) seorang siswi SD di Sragen. Penyelidikan polisi sudah mengarah kepada satu orang dan kini sedang didalami keterlibatannya dalam peristiwa itu. 

Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudo Praseno mengatakan satu pihak yang diincar itu diduga terlibat dalam kematian Bilqis. Namun ia belum bisa membeberkan identitasnya.

“Kami sudah mengarah kepada satu pihak yang patut diduga berkaitan dengan perkara ini. Namun kami tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah,” kata Catur dikutip Kantor Berita RMOLJateng, Selasa, 8 Juni 2026.


Sejumlah alat bukti disita dan dilengkapi. Jika sudah lengkap maka tidak ada celah bagi pihak yang dicurigai untuk mengelak.

"Semua alat bukti harus kami kumpulkan secara utuh sehingga ketika dilakukan upaya hukum, tidak ada celah bagi pelaku untuk mengelak dari perbuatannya," ujarnya.

Dia juga menjelaskan korban mengalami luka parah di kepala bahkan jari tengah tangannya putus. Dari pemeriksaan medis juga tidak ditemukan tanda kekerasan seksual.

“Untuk dugaan pelecehan seksual, dari hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan adanya indikasi ke arah tersebut,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, suasana Dukuh Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen pada Jumat, 5 Juni 2026 digegerkan penemuan jenazah Bilqis di rumahnya dengan kondisi bersimbah darah.

Ibu korban, Dewi, menjadi orang yang pertama kali menemukan jasad Bilqis. Dia curiga dengan kondisi pintu rumah terbuka saat pulang kerja. Benar saja, putrinya ternyata tertelungkup dan sudah tidak bernafas bahkan penuh luka.

Dewi pun histeris dan kemudian ditolong tetangga dan lapor ke polisi. Penyelidikan dilakukan dan diketahui motor dan ponsel koran hilang. Sejauh ini, pelaku diduga kuat merupakan perampok di rumah tersebut.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya