Berita

Presiden Partai Buruh Said Iqbal (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Said Iqbal Merapat ke Istana, Siap Dilantik Jadi Penasihat Presiden

SENIN, 08 JUNI 2026 | 16:03 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Senin sore, 8 Juni 2026, untuk mengikuti prosesi pelantikan sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Berdasarkan pantauan RMOL, Said Iqbal yang mengenakan setelan jas hitam, peci hitam, dan dasi biru didampingi keluarganya berjalan menuju gerbang Istana sekitar pukul 15.50 WIB.

Kepada wartawan, Said Iqbal mengungkapkan bahwa dirinya menerima undangan pelantikan pada Minggu malam, 7 Juni 2026 dari Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya. 


“Saya dapat undangan semalam dari Letkol Teddy untuk pelantikan sebagai penasehat khusus Presiden Republik Indonesia untuk bidang ketenagaan kerjaan,” ujarnya.

Dia menjelaskan bahwa posisi yang akan diembannya memiliki kedudukan setingkat menteri sebagaimana diatur dalam regulasi yang berlaku. 

“Kalau menurut perpres nomor 137 tahun 2024 atau 106 tahun 2025 kedudukan setingkat dengan Menteri. Tentu nanti saya hanya memberikan banyak masukan kepada Presiden bila diminta maupun tidak diminta, dan membuat analisis kebijakan,” kata dia.

Menurut Said Iqbal, keputusan menerima amanah tersebut telah melalui pembahasan bersama jajaran KSPI dan kalangan buruh. 

"Bagi kami setelah kami diskusikan di KSPI khususnya dan kawan-kawan buruh, kami memutuskan untuk juga berjuang melalui di dalam. Karena secara platform perjuangan Keberpihakan Presiden Prabowo Subianto kepada kaum rakyat kecil termasuk buruh, petani nelayan dan guru yang mendorong kami untuk bersama-sama beliau memberikan masukan,” tuturnya.

Said Iqbal dikenal memiliki rekam jejak panjang dalam gerakan buruh nasional. Aktivis kelahiran Jakarta, 5 Juli 1968 itu mulai terlibat dalam perjuangan pekerja sejak 1992 ketika bekerja di sebuah perusahaan elektronika di Kabupaten Bekasi. 

Karier organisasinya terus menanjak, mulai dari menjabat Sekretaris Jenderal Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) pada 1999-2006 hingga kemudian memimpin KSPI.

Selain aktif memperjuangkan hak-hak pekerja, Said Iqbal juga memiliki latar belakang pendidikan yang kuat. 

Dia merupakan alumnus SMA Negeri 51 Jakarta, D3 Teknik Mesin Politeknik Negeri Jakarta, S1 Teknik Mesin Universitas Jayabaya, serta meraih gelar Magister Manajemen Ekonomi dari Universitas Indonesia.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya