Berita

Ilustrasi (Foto: Kemenag)

Nusantara

Beasiswa Maroko Jadi Jalur Cetak Intelektual Muslim Indonesia

SENIN, 08 JUNI 2026 | 13:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Program Beasiswa Kerajaan Maroko terus menjadi salah satu jalur studi luar negeri yang diminati pelajar Indonesia. 

Selain membuka akses pendidikan tinggi internasional, program ini juga dinilai berperan penting dalam mencetak generasi intelektual muslim yang memiliki wawasan global dan pemahaman keislaman yang moderat.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, menegaskan beasiswa Maroko merupakan program strategis untuk memperluas kesempatan belajar bagi lulusan madrasah, pendidikan diniyah formal, satuan pendidikan muadalah, hingga SMA dan SMK sederajat.


Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan kesempatan melanjutkan pendidikan di luar negeri, tetapi juga menjadi sarana pembentukan sumber daya manusia unggul yang mampu berkontribusi bagi bangsa.

“Beasiswa Kerajaan Maroko bukan sekadar kesempatan melanjutkan studi di luar negeri, tetapi juga ruang pembentukan kader intelektual muslim Indonesia yang memiliki kompetensi akademik, penguasaan bahasa Arab, serta wawasan keislaman yang moderat dan berdaya saing global,” ujar Amien dalam keterangannya di Jakarta, Senin 8 Juni 2026.

Menurutnya, Kementerian Agama menilai kebutuhan akan generasi muslim yang mampu berkiprah di tingkat internasional semakin penting di tengah dinamika global yang terus berkembang. Karena itu, proses seleksi dilakukan secara ketat untuk memastikan peserta yang direkomendasikan benar-benar siap mengikuti pendidikan tinggi di Maroko.

Maroko selama ini dikenal sebagai salah satu tujuan studi favorit mahasiswa Indonesia di kawasan Timur Tengah. Beragam perguruan tinggi di negara tersebut menawarkan pendidikan keislaman, bahasa Arab, hingga berbagai disiplin ilmu modern yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelajar Indonesia.

Selain memberikan pengalaman akademik internasional, program beasiswa ini juga memperkuat hubungan pendidikan antara Indonesia dan Maroko. Para penerima beasiswa diharapkan dapat menjadi jembatan kerja sama akademik sekaligus memperluas jejaring intelektual antara kedua negara.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap lahir lebih banyak lulusan Indonesia yang memiliki kapasitas akademik kuat, kemampuan bahasa Arab yang mumpuni, serta pemahaman keislaman yang moderat untuk menjawab berbagai tantangan global di masa depan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Suahasil Puji Bea Cukai Setelah Purbaya Tersingkir, Ada Apa Nih?

Minggu, 20 September 2026 | 19:41

Tim Qonun Asasi Sebut Wacana Muktamar Ulang NU Tak Punya Dasar

Minggu, 20 September 2026 | 19:29

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Rusia Gelar Pemilu Parlemen di Wilayah Ukraina yang Diduduki

Minggu, 20 September 2026 | 18:48

Negosiasi dengan Houthi, Solusi Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 | 18:43

Datangi Pospera, Ratusan Warga Minta Turunkan Desil

Minggu, 20 September 2026 | 18:18

Honor Play 11 Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.300 mAh

Minggu, 20 September 2026 | 18:06

Timur Tengah Memanas, Trump Cepat-cepat Tinggalkan Camp David

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

Apa Itu Perairan Masalembo yang Dijuluki Segitiga Bermuda Indonesia?

Minggu, 20 September 2026 | 17:50

BNI dan Unpad Perkuat Ekosistem Kampus melalui Layanan Digital Terintegrasi

Minggu, 20 September 2026 | 17:28

Selengkapnya