Berita

Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya. (Foto: Setpres)

Politik

Seskab Teddy Bak Superman, Ikuti Pendidikan Seskoad Tanpa Cuti

SENIN, 08 JUNI 2026 | 12:21 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pada penutupan Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVI Tahun 2026 di lembaga pendidikan tertinggi Angkatan Darat, Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Seskoad), pada 3 Juni 2026 lalu, muncul fakta menarik yang memancing diskusi di kalangan militer dan pengamat politik.

Peraih Adhi Makayasa Akademi Militer 2011, Mayor (Czi) Henric Pardamean Hutagalung, hanya berada di peringkat kedua prestasi belajar terbaik. Peringkat pertama justru diraih Letkol (Inf) Denny Sopyan, rekan seangkatannya di Akmil yang kini dikenal sebagai salah satu pengawal Presiden Prabowo Subianto.

Pada kategori penulisan Kertas Karya Perorangan (Taskap), situasi serupa kembali terjadi. Peraih Adhi Makayasa Akmil 2012, Mayor (Inf) Egy Satria Binthara, menempati posisi kedua. Adapun posisi pertama diraih Letkol (Inf) Teddy Indra Wijaya yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris Kabinet. 


"Teddy bagaikan "Superman", menjadi Seskab tanpa cuti pendidikan, langsung di saat bersamaan mengikuti pendidikan reguler Seskoad," kata Analis Politik dan Militer Universitas Nasional (Unas) Selamat Ginting dalam keterangannya, Senin 8 Juni 2026.

Bukan cuma itu, lanjut Ginting, Teddy juga mengambil pendidikan doktoral di Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (ITB). 

"Publik bertanya, bagaimana Teddy bisa membagi waktunya dan bisa meraih lulusan Taskap terbaik Seskoad?" kata Ginting. 

Yang jelas, kata Ginting, Teddy, Denny, dan Henric sama-sama lulusan Akmil 2011. Di ruang publik, fenomena ini dapat dibaca secara sederhana: "orang-orang Presiden mengalahkan para peraih Adhi Makayasa." 

"Namun, apakah sesederhana itu? Jawabannya: belum tentu," pungkas Ginting.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya