Berita

Tangkapan layar unggahan akun X BMKG, Senin, 8 Juni 2026

Nusantara

BMKG Rilis Peringatan Dini Tsunami untuk 5 Wilayah Sulawesi Usai Gempa di Sangihe

SENIN, 08 JUNI 2026 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat di sejumlah wilayah Pulau Sulawesi untuk segera meningkatkan kewaspadaan. 

Peringatan dini tsunami resmi dikeluarkan menyusul gempa kuat berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Laut Sulawesi, Senin 8 Juni 2026. 

Pihak BMKG bahkan telah menginstruksikan pemerintah daerah terkait untuk segera melakukan tindakan pengamanan dan evakuasi, khususnya di kawasan pesisir yang paling dekat dengan pusat gempa.


BMKG merilis setidaknya ada 3 provinsi di Pulau Sulawesi yang masuk dalam zona peringatan dini tsunami, antara lain:

Sulawesi Utara (Fokus utama evakuasi, khususnya wilayah Kepulauan Sangihe), Gorontalo, Sulawesi Tengah. 

Selain wilayah Sulawesi, peringatan dini ini juga berlaku untuk dua wilayah tetangga, yaitu Kalimantan Timur dan Maluku Utara.

Berdasarkan analisis terupdate dari BMKG, rangkaian gempa kuat yang terjadi di utara Sulawesi ini terbagi dalam dua fase:

Gempa Utama (M7,7): terjadi pukul 06.37 WIB. Pusat gempa berada di laut pada kedalaman 105 km, berjarak sekitar 236 kilometer arah Barat Laut dari Tahuna, Kepulauan Sangihe. Gempa ini awalnya tercatat M7,9 sebelum akhirnya dimutakhirkan menjadi M7,7.

Gempa Susulan (M6,5): terjadi hanya berselang 11 menit kemudian, tepatnya pukul 06.48 WIB. Pusat gempa susulan berada di kedalaman 52 km dengan jarak 204 km barat laut Kepulauan Sangihe.

Masyarakat di wilayah pesisir Sulawesi, terutama di Kepulauan Sangihe, diminta untuk tidak panik namun tetap segera bergerak menjauhi area pantai menuju tempat yang lebih tinggi sesuai dengan arahan mitigasi dari pemerintah daerah dan BPBD setempat. 

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya