Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Gempa M 7,7 Guncang Laut Sulawesi, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

SENIN, 08 JUNI 2026 | 07:42 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada Senin (8/6/2026) pagi.

Menyusul guncangan dahsyat tersebut, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah kawasan di Sulawesi, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.

Berdasarkan laporan resmi BMKG, gempa terjadi tepat pada pukul 06.37.42 WIB. Titik episenter berada di kedalaman 105 kilometer, berlokasi pada koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur.


Lokasi guncangan ini berjarak sekitar 236 kilometer arah barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara.

Hanya berselang tiga menit, yakni pada pukul 06.40 WIB, BMKG merilis keterangan bahwa gempa tersebut berpotensi memicu tsunami.

Status Siaga langsung diberlakukan untuk beberapa daerah di Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tengah.

Kabupaten Kepulauan Sangihe diperkirakan menerima kedatangan gelombang pertama pada pukul 06.51.55 WIB.

Menyusul kemudian wilayah Kota Manado dan berbagai area di Minahasa yang diperkirakan terdampak mulai pukul 07.12 WIB hingga 07.17 WIB.

Area lain yang masuk status Siaga meliputi Bolaang Mongondow bagian utara, Gorontalo bagian utara, Buol, dan Tolitoli.

Selain itu, BMKG juga menetapkan status Waspada untuk wilayah Kepulauan Talaud, Kota Bitung, Halmahera, Donggala bagian utara, Ternate, Tidore, hingga pesisir Kalimantan seperti Kutai Timur, Bulungan, dan Nunukan.

Menyikapi ancaman ini, pemerintah daerah yang masuk zona Siaga diminta untuk segera mengarahkan masyarakat mengevakuasi diri ke tempat yang lebih aman.

Sementara bagi warga di wilayah berstatus Waspada, sangat disarankan untuk menjauhi kawasan pantai serta tepian sungai. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik, dan hanya mengikuti arahan maupun informasi resmi dari otoritas terkait.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya