Berita

BNI Sabet Gelar Best Companies to Work for in Asia 2026. (Foto: Dok. BNI)

Bisnis

Tiga Kali Beruntun, BNI Sabet Gelar Best Companies to Work for in Asia

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 15:13 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) kembali membuktikan konsistensinya dalam menciptakan lingkungan kerja yang suportif bagi pertumbuhan talenta dan kinerja berkelanjutan.

Teranyar, bank pelat merah ini sukses menyabet penghargaan Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia. Raihan ini menjadi pengakuan tahun ketiga berturut-turut bagi perseroan.

Penghargaan bergengsi tersebut diterima langsung oleh Direktur Human Capital & Compliance BNI, Munadi Herlambang, dalam ajang HR Asia Awards 2026 yang digelar di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, Jumat, 5 Juni 2026.


Munadi menegaskan, pengakuan ini mencerminkan keberhasilan transformasi human capital BNI yang terus diperkuat demi membangun organisasi yang adaptif menghadapi perubahan bisnis.

Melalui program pengembangan kompetensi, kepemimpinan, mobilitas talenta, serta penguatan employee experience, BNI berkomitmen memberi ruang bagi para 'HiMovers' (sebutan insan BNI) untuk terus berkembang.

"Bagi kami, tempat kerja yang baik adalah tempat yang nyaman sekaligus memberi setiap HiMovers BNI kesempatan untuk berkembang bersama perusahaan," ujar Munadi dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 7 Juni 2026.

Menurut Munadi, penghargaan ini menjadi pengingat penting bahwa investasi pada kualitas manusia merupakan fondasi utama bagi keberhasilan organisasi.

Sebagai informasi, penghargaan dari HR Asia ini diberikan kepada perusahaan yang memiliki budaya organisasi kuat, tingkat keterikatan karyawan (employee engagement) yang tinggi, serta praktik pengelolaan SDM yang efektif. Penilaian dilakukan ketat melalui survei langsung ke karyawan dan asesmen independen.

Capaian hattrick ini, lanjut Munadi, akan menjadi pijakan kuat bagi BNI untuk menjaga konsistensi pengelolaan SDM di tengah dinamika industri perbankan yang super dinamis.

"Kami percaya budaya kerja yang kuat dan SDM yang unggul adalah kunci menciptakan nilai jangka panjang, baik bagi perusahaan, nasabah, maupun masyarakat," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya