Berita

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau SRMP 17 Tabanan, Bali, Minggu, 7 Juni 2026 (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan Bali

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 11:49 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Bali pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk meninjau langsung Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan. 

Berdasarkan pantauan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 10.50 WIB dengan mengenakan baju safari krem dan topi biru. 

Kepala Negara turun dari kendaraan Maung berwarna putih dan disambut Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul serta jajaran pengelola sekolah.


Suasana penyambutan berlangsung meriah. Belasan siswa berseragam hijau tua meneriakkan yel-yel saat Presiden memasuki area sekolah. 

Prabowo tampak bertepuk tangan menyambut antusiasme para siswa sebelum kemudian menyaksikan pertunjukan tari Kecak yang telah dipersiapkan khusus untuk menyambut kedatangannya.

Dalam sambutannya, Prabowo sempat menyinggung angka 17 yang melekat pada nama sekolah tersebut sebagai bentuk penjumlahan dari angka keberuntungannya 08.

"17 itu kayanya angka baik ya. angka, proklamasi kita 17 agustus. 1 tambah 7, delapan. Saya waktu dulu di tentara diberi kode/ sandi. Sandinya adalah 08. Angka 8 bagi saya sangat angka yang beruntung gitu," ujarnya. 

Presiden mengaku senang melihat perkembangan program Sekolah Rakyat yang terus mendapat respons positif dari masyarakat. 

"Jadi saya gembira melihat perkembangan sekolah rakyat. tentunya usaha masih sangat besar karena yang butuh sekolah ini masih sangat banyak," kata dia.

Prabowo menegaskan bahwa Sekolah Rakyat dibangun sebagai instrumen negara untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. 

Menurutnya, pembangunan nasional harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan rakyat, termasuk melalui penyediaan pendidikan yang layak dan berkualitas.

"Karena itu, usaha untuk berbuat agar rakyat hidup baik, hidup layak adalah usaha yang sangat besar. kita harus bekerja keras di semua bidang. salah satu adalah pendidikan," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya