Berita

Gubernur Jakarta Pramono Anung. (Foto: RMOL/Sarah Alifia)

Nusantara

Gunungan Sampah di Muara Angke Butuh Empat Hari Waktu Pembersihan

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 11:35 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Tumpukan sampah yang menggunung di kawasan pesisir Muara Angke, Jakarta Utara, membutuhkan waktu hingga empat hari untuk dibersihkan.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan penanganan sampah di kawasan tersebut kini terus dilakukan. Namun, tanpa pembersihan rutin, endapan sampah berpotensi kembali menumpuk seperti yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Sekarang ini terus terang sudah dibersihkan dan memerlukan waktu kurang lebih 3-4 hari untuk membersihkan itu,” kata Pramono kepada wartawan di Jakarta, Minggu, 7 Juni 2026.


Menurutnya, tumpukan sampah di Muara Angke berasal dari aliran sejumlah sungai yang bermuara di kawasan tersebut. Kondisi itu membuat sampah yang terbawa arus akhirnya mengendap dan menumpuk di pesisir.

“Memang Muara Angke itu adalah tempat ujung dari sungai-sungai yang ada. Ada 13 sungai, salah satunya kemudian muaranya di Muara Angke,” ujarnya.

Pramono menegaskan pembersihan akan dilakukan secara rutin agar tumpukan sampah tidak kembali membentuk endapan besar yang menyerupai pulau.

“Saya sudah meminta untuk Muara Angke ini secara rutin dibersihkan, karena jangan sampai seperti kemarin yang sudah menjadi seperti pulau baru dibersihkan,” katanya.

Sebelumnya, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat sebanyak 8,8 ton sampah berhasil diangkut dari endapan Muara Kali Adem selama empat hari penanganan, sejak 2 hingga 5 Juni 2026.

Kepala Seksi Penanganan Sampah dan Limbah B3 DLH Kepulauan Seribu, Lukman Dermanto, mengatakan volume sampah yang diangkut mencapai 0,88 ton pada hari pertama, 1,76 ton pada hari kedua, 3,52 ton pada hari ketiga, dan 2,64 ton pada hari keempat.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya