Berita

Ilustrasi dolar AS. (Foto: Istimewa)

Publika

Hobi Baru Masyarakat Cek Harga Dolar

MINGGU, 07 JUNI 2026 | 04:30 WIB

BELAKANGAN, salah satu kebiasaan kita saat ini adalah mencek berapa harga dolar AS ke rupiah hari ini. Bahkan, tak hanya hari ini, tapi juga jam atau detik ini. Kendatipun tak ada uang satu dolar pun di kantong kita saat ini.

Seolah-olah kita merasa paling perlu mengetahui berapa harga dolar ke rupiah per detik. 

Hidup-mati kita seolah-olah ditentukan oleh dolar, kendatipun sehari-hari kita masih menggunakan rupiah untuk membeli lontong sayur pagi ini.


Gejala musiman seperti yang dikatakan Gubernur Bank Indonesia agaknya keliru. Ini musim, di mana dolar sedang banyak dibutuhkan, dan setelah ini, maka rupiah akan kembali menguat terhadap dolar, ternyata sama sekali tak terbukti.

Bisa jadi Gubernur Bank Indonesia mengatakan itu, pada saat itu, untuk menenangkan rakyat agar tidak panik. 

Padahal ia mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Ini memang bukan faktor musiman, tapi faktor cuaca yang tidak seperti biasanya.

Semua sedang beradaptasi dengan cuaca yang tidak seperti biasanya ini. Terutama, pengusaha besar yang melihat kebijakan yang berubah. 

Mereka sedang menahan diri dan berhitung terhadap cuaca yang sedang terjadi.

Pemerintahan di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto benar-benar tak akan melanjutkan praktik cuaca yang sudah terjadi selama ini. 

Berharap hasil yang berbeda, tapi masih melakukan cara lama, tak akan mungkin berhasil.

Stabil, nyaman, ada pertumbuhan, rutinitas jalan, tapi jarak antara orang kaya dan miskin semakin lebar, benar-benar dipotong secara serius oleh Prabowo. 

Ratusan triliun digelontorkan secara terang-terangan kepada masyarakat.

Dahlan Iskan mengatakan Prabowo sedang bertaruh sangat besar. Bisa maju, tapi bisa juga semakin terpuruk. 

Prabowo sama sekali tak mengulang, apa yang dilakukan para pendahulunya. Jalannya beda.

"Semua kemajuan hanya dibuat oleh orang yang risk taker, tidak ada orang yang safety player bisa membuat kemajuan," kata Dahlan Iskan di Podcast Disway, pagi ini. 

Semoga saja Prabowo seorang risk taker yang berhasil.

Erizal
Direktur ABC Riset & Consulting 

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya