Berita

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Tim Media Presiden)

Publika

Saran dan Masukan kepada Presiden Prabowo demi Masa Depan Indonesia

MINGGU, 31 MEI 2026 | 18:54 WIB | OLEH: JOHAN O. SILALAHI

PEMERINTAHAN Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewariskan total utang negara sebesar Rp8.502 triliun per akhir Juli 2024. Angka ini meningkat sekitar Rp5.894 triliun dibandingkan total utang yang diterima dari era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2014, yang saat itu tercatat sebesar Rp2.608 triliun.

Dari total warisan utang tersebut, terdapat kewajiban pembayaran utang (pokok dan bunga) yang jatuh tempo antara tahun 2025-2029 yang mencapai sekitar Rp3.748 triliun. Berdasarkan data terbaru Mei 2026, utang kita sudah mencapai Rp.10.000 triliun.

Defisit transaksi berjalan (current account deficit) Indonesia pada kuartal I-2026 tercatat sebesar 4,01 miliar Dolar AS (sekitar Rp64 triliun) atau setara dengan 1,09% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Defisit ini melebar tajam dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 0,15 miliar Dolar AS.


Ini yang dibaca dan dipahami oleh logika publik internasional maupun dalam negeri sebagai "alarm bahaya" dan menjadi faktor dominan penyebab terus berlanjutnya rupiah jatuh terhadap Dolar AS serta terjun bebasnya indeks harga saham gabungan (IHSG).

Masukan dan saran penting kepada Presiden Prabowo Subianto, waktunya sudah tiba untuk meminta seluruh komponen bangsa khususnya seluruh aparatur negara agar menyadari bahwa kita bukan negara kaya, sehingga seluruh sumber daya keuangan negara harus direncanakan dan digunakan dengan efisien dan efektif.

Seluruh belanja negara harus benar-benar rasional dengan betul-betul mempertimbangkan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masa depan bangsa dan negara kita.

Presiden Prabowo meminta seluruh aparatur negara khususnya para menterinya untuk selalu rendah hati, mau mengakui bahwa memang ada sangat banyak masalah bangsa dan negara kita, mau mengakui kesalahan dan kekurangan, mau menerima masukan dan saran dari siapa pun, mau merangkul siapa pun seluruh komponen bangsa, selalu meminta saran dan masukan dan mengharapkan partisipasi aktif seluruh komponen bangsa.

Presiden juga meminta mereka sungguh-sungguh menerima dan mengakomodasi dan mengimplementasikan saran-saran dan masukan-masukan yang terbaik dari manapun dan mengumumkannya secara terbuka kepada seluruh rakyat Indonesia, sehingga partisipasi aktif seluruh masyarakat dan seluruh komponen bangsa benar-benar diterima dan dilaksanakan, demi dan untuk masa depan bangsa dan negara kita.

Presiden Prabowo selalu membaca dan mencermati sejarah seluruh negara dan seluruh pemimpin di dunia, tentunya akan sangat berhati-hati karena selalu belajar dari sejarah.

Mempertimbangkan uraian penting di atas, maka kiranya berkenan Presiden Prabowo meminta menteri keuangan dan menteri bappenas untuk merencanakan dengan sangat hati-hati dan sangat berhitung atas seluruh program pembangunan serta pembiayaannya.

Seluruh program pembangunan nasional dianalisis dan dikalkulasi secara komprehensif, jika perlu ada yang ditunda dulu atau dikurangi untuk sementara, menunggu keadaan ekonomi dan keuangan negara kita serta situasi ekonomi dunia yang lebih baik.

Program yang sangat mulia seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk sementara difokuskan dulu kepada rakyat yang benar-benar sangat miskin di seluruh Indonesia. Presiden Prabowo harus meminta Ketua Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mengembalikan pelaksanaan program MBG kembali seperti saat awal masa uji coba dulu selama 3 bulan di Sukabumi, seluruh sumber pangan diutamakan berasal dari masing-masing wilayah dan mengutamakan peran serta masyarakat di wilayah tersebut, agar terbentuk dan terwujud ekonomi kerakyatan di seluruh Indonesia sesuai misi mulia yang digaungkan oleh Presiden Prabowo Subianto sejak awal.

Seluruh menteri terkait serta seluruh alat penegak hukum (APH) diminta untuk mengawasi total dan memproses langsung semua penyelewengan dan mismanajemen serta adanya korupsi, kolusi dan manipulasi dalam program MBG di seluruh Indonesia.

Perintah terbaru dari Presiden Prabowo terkait program MBG ini perlu diterapkan juga dalam seluruh program pemerintah lainnya karena situasi ekonomi nasional dan ekonomi dunia benar-benar sedang tidak baik-baik saja.

Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa selalu melindungi dan melimpahkan rahmat dan karunia kepada seluruh rakyat Indonesia serta khususnya Presiden Prabowo Subianto.

Penulis Adalah Pendiri Negarawan Indonesia

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya