Berita

Anggota Amirul Hajj sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. (Foto: Dok PKB)

Politik

Menko Imin:

Kehadiran Kemenhaj Bukti Kesungguhan Presiden Prabowo Benahi Layanan Haji

RABU, 27 MEI 2026 | 18:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Anggota Amirul Hajj sekaligus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menilai pembentukan Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menjadi bukti kesungguhan pemerintah dalam membenahi tata kelola penyelenggaraan ibadah haji agar lebih fokus dan profesional.

Hal itu disampaikan Muhaimin usai meninjau langsung pelayanan jemaah haji Indonesia di Arafah, Mekkah. Ia mengaku mendengar banyak apresiasi dari jemaah terkait pelayanan haji tahun ini yang dinilai lebih lancar dan nyaman.

“Semua ini adalah wujud dari kesungguhan pemerintah untuk membangun Kementerian Haji yang produktif bagi pelaksanaan jemaah haji yang baik. Dan terima kasih kepada Pak Presiden (Prabowo Subianto) yang telah membentuk Kementerian Haji ini sehingga fokus bekerja menangani haji dengan sungguh-sungguh,” ujar Muhaimin, Rabu, 27 Mei 2026.


Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa itu menyebut pelayanan mulai dari penerbangan, transportasi, konsumsi, hingga pergerakan jemaah menuju Arafah berjalan tertib dan aman. Bahkan layanan bus salawat dan makanan khas Indonesia disebut mendapat respons positif dari jemaah.

Menurutnya, pola kerja baru di Kementerian Haji akan membawa perbaikan besar dalam penyelenggaraan ibadah haji ke depan.

“Bisa kita jadikan pelajaran bahwa Kementerian Haji yang baru ini dengan pola kerja baru, standar baru, dan terobosan baru akan merefresh dan membawa penyelenggaraan haji yang lebih baik. Tentu fasilitas menjadi lebih baik, makanan lebih baik, dan insya Allah ibadahnya menjadi nyaman dan nikmat,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, sosok yang akrab disapa Cak Imin itu juga mengajak seluruh jemaah haji Indonesia mendoakan Presiden Prabowo Subianto dan para pemimpin bangsa agar diberi kesehatan serta kemampuan membawa Indonesia menjadi negara yang adil, makmur, dan sejahtera.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya