Berita

Jemaah haji Indonesia. (Foto: Kemenhaj)

Politik

Jemaah Diingatkan Jangan Memaksakan Diri di Puncak Ibadah Haji

RABU, 27 MEI 2026 | 16:27 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Jemaah haji Indonesia diimbau untuk tidak memaksakan diri dalam mengejar ibadah sunah maupun memaksakan ritual fisik yang berat selama fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). 

Ketua Musyrif Diny, KH M Cholil Nafis mengingatkan bahwa fase Armuzna sangat menguras energi, sementara kondisi fisik jamaah harus menjadi prioritas utama demi keselamatan jiwa.

Kiai Cholil menjelaskan, berdasarkan data sejarah penyelenggaraan haji dari tahun ke tahun, tingkat kelelahan ekstrem hingga angka kematian jamaah paling rawan terjadi pada hari-hari krusial di Armuzna ini.


"Kita ingatkan itu pada mereka, karena memang biasanya jumlah kematian itu banyak terjadi pada Armuzna ini. Karena, ya, proses ini cukup melelahkan," kata ulama kelahiran Sampang, Madura, Jawa Timur ini di Arafah, Arab Saudi, Rabu, 27 Mei 2026.

Mengingat cuaca ekstrem dengan suhu udara yang sangat menyengat di Arab Saudi, Kiai Cholil meminta jamaah haji Indonesia, terutama lansia dan wanita yang mendominasi kuota tahun ini, untuk bersikap realistis dan tidak menyamakan ketahanan fisik mereka dengan jamaah dari negara lain.

Sebagai solusi syariah, Pengasuh Pondok Pesantren Cendekia Amanah ini menekankan pentingnya mengambil ijtihad atau kelonggaran hukum Islam (rukhsah) yang telah disepakati para ulama demi kemaslahatan jamaah.

"Cara beragama kita juga tidak boleh memaksakan diri. la yukallifullahu nafsan illa wus'aha, jangan sampai membahayakan diri sendiri. Oleh karena itu, ada ijtihad ulama terkait waktu jawaz (boleh), seperti halnya melontar jumrah itu boleh saja dilakukan sebelum dzuhur, meskipun waktu utamanya setelah dzuhur," terangnya.

Wakil Ketua Umum MUI ini mencontohkan, jamaah bertubuh besar dari negara-negara seperti Nigeria atau Pakistan mungkin lebih kuat menghadapi terik matahari di waktu utama.

Namun, bagi jamaah Indonesia yang fisik atau faktor usianya tidak memungkinkan, berdesakan di tengah cuaca panas justru bisa berakibat fatal.

Lebih lanjut, CEO Amanah Zakat ini mengapresiasi kebijakan mitigasi yang telah dilakukan pemerintah sejak pra-puncak haji. Salah satunya adalah penghentian sementara operasional Bus Shalawat menjelang wukuf untuk membatasi pergerakan jamaah ke Masjidil Haram.

Langkah ini dinilai tepat agar jamaah, khususnya lansia, bisa menyimpan energi demi rukun haji yang paling utama.

"Bukan tidak utama ke Masjidil Haram, tapi tujuan mereka itu yang paling utama adalah haji sehingga menyiapkan tenaga untuk (puncak) haji itu adalah lebih penting daripada ibadah sunah bolak-balik yang bagi lansia mungkin bisa bermasalah," kata Ketua Badan Pengurus Dewan Syariah (DSN) MUI ini. 

Kiai Cholil mengungkapkan, penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 ini, jumlah jamaah haji lansia tergolong cukup besar dengan proporsi jamaah wanita mencapai 54 persen dari total kuota Indonesia.

Kiai Cholil menegaskan bahwa esensi haji bukanlah pemaksaan fisik, melainkan ketulusan spiritual, tapak tilas, dan keintiman berkomunikasi dengan Allah SWT dalam kepasrahan.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Wabah DBD Bangladesh Makin Parah, 42.590 Dirawat dan 117 Lainnya Meninggal Dunia

Senin, 07 September 2026 | 12:27

Purbaya Ajukan Anggaran Kemenkeu Rp49,8 Triliun di 2027

Senin, 07 September 2026 | 12:14

Public Expose Live 2026, 45 Emiten Siap Buka Kinerja dan Prospek Usaha

Senin, 07 September 2026 | 12:04

Kini Giliran Ketua dan Wakil Ketua DPRD Kota Bengkulu Dipanggil KPK

Senin, 07 September 2026 | 11:53

Komisi VIII DPR Desak Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:41

Wamenhaj Tekankan Revitalisasi KBIHU dan Pelindungan Jemaah dari Travel Bermasalah

Senin, 07 September 2026 | 11:33

Harga Minyak Naik Lagi Sentuh Level 96 Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:25

Ombudsman Soroti Peredaran Narkoba dan Pungli di Lapas

Senin, 07 September 2026 | 11:21

Cadangan Devisa RI Agustus 2026 Capai Rp2.582 Triliun, Naik 1,2 Miliar Dolar AS

Senin, 07 September 2026 | 11:19

Belanja Mitigasi Jadi Investasi Hadapi Erupsi Gunung Api

Senin, 07 September 2026 | 11:12

Selengkapnya