Berita

Dr. Della Rahmawati (Foto: Istimewa)

Tekno

Peneliti Indonesia Berjaya di Asian Scientist 100 Lewat Inovasi Furikake Berizin Edar

RABU, 27 MEI 2026 | 08:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah produk pangan inovatif berupa taburan nasi khas Jepang (furikake) berbahan dasar kelakai, tanaman paku liar khas hutan gambut Palangkaraya, kini resmi dikembangkan menjadi solusi nutrisi siap konsumsi. 

Tidak hanya itu, variasi produk tempe non-kedelai berbasis kacang-kacangan lokal dan optimalisasi tempe gembus juga ikut diciptakan sebagai alternatif protein sehat yang ekonomis.

Rangkaian terobosan pangan fungsional ini lahir dari tangan Dr. Della Rahmawati, peneliti sekaligus Kepala Program Studi Food Technology Swiss German University (SGU). 


Berkat inovasinya mentransformasi bahan lokal terjangkau menjadi produk kaya gizi untuk ibu dan anak, Dr. Della berhasil menembus daftar Asian Scientist 100 dan meraih L'Oréal-UNESCO For Women in Science Award.

Daftar bergengsi yang diterbitkan setiap tahun oleh Asian Scientist Magazine ini memberikan penghargaan kepada para peneliti terbaik di Asia yang dinilai memiliki kontribusi signifikan dalam bidang sains, inovasi, serta kepemimpinan di dunia akademik maupun industri.

Proses penciptaan produk ini melibatkan riset mendalam sejak tahun 2014. Dr. Della bahkan harus menyusuri kawasan pedalaman Kalimantan menggunakan perahu kecil demi mengambil sampel kelakai langsung dari habitat aslinya.

Penelitiannya yang mencakup pengembangan produk pangan inovatif ini menunjukkan potensi besar kekayaan hayati Indonesia dalam mendukung kesehatan masyarakat.

Kini, melalui pendekatan teknologi pangan modern (metabolomik), inovasi tersebut telah masuk ke tahap hilirisasi nyata. Produk Furikake Kelakai sudah diproduksi dalam skala terbatas melalui teaching factory SGU (PT Tumbuh Sukses Nastari) serta telah mengantongi izin edar resmi dan sertifikasi halal.

"Kami ingin menciptakan produk pangan yang tidak hanya bernutrisi tinggi, tetapi juga praktis dan mudah diakses masyarakat," ujar Dr. Della.

Rektor SGU, Assoc. Prof. Dr. Dipl.-Ing. Samuel P. Kusumocahyo, menegaskan bahwa SGU berkomitmen penuh mendukung komersialisasi riset ini agar manfaat inovasi pangan lokal tersebut bisa langsung dirasakan oleh masyarakat luas.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Kini Posko Pengungsian Korban Gempa NTT Tersedia Internet Gratis

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:45

HUT ke-81 RI Momen Memperkuat Kebersamaan dan Gotong Royong

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:28

Merdeka Bernegara, Jalan Panjang Berbangsa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 01:00

32 Kendaraan Hias Semarakkan Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara di Monas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:50

Langkah Cepat Polri Tangani Korban Gempa NTT Tuai Apresiasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:30

Polda Malut Terima 16 Senjata Api Ilegal dari Warga

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:05

Saatnya Indonesia Berdaulat dalam Sektor Pangan dan Energi

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:45

Upaya Menjaga Kedaulatan Pilihan Pengurus NU

Senin, 17 Agustus 2026 | 23:22

BCA dan Pegadaian Luncurkan Layanan Tabungan Emas di myBCA

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:51

Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir Pulih 100 Persen

Senin, 17 Agustus 2026 | 22:50

Selengkapnya