Berita

Himpunan Mahasiswa Asahan (Himasa) Jakarta beraudiensi dengan Komisi Nasional Disabilitas (Komnas Disabilitas) RI, Selasa, 26 Mei 2026. (Foto: Dokumentasi Himasa)

Nusantara

Himasa Jakarta Sambangi Komnas Disabilitas Dorong Pelayanan Inklusif

SELASA, 26 MEI 2026 | 23:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Himpunan Mahasiswa Asahan (Himasa) Jakarta menggelar audiensi dengan Komisi Nasional (Komnas) Disabilitas guna mendorong terwujudnya Kabupaten Asahan yang lebih inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Pertemuan yang berlangsung di Kantor Komnas Disabilitas RI pada Selasa, 26 Mei 2026 itu dihadiri Komisioner Komnas Disabilitas, Rachmita Maun Harahap dan Kikin Tarigan, beserta jajaran staf. Dari pihak Himasa Jakarta hadir pengurus organisasi yang dipimpin Ketua Umum Ivansyah Hafif Harahap.

Dalam audiensi tersebut, Himasa Jakarta menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi penyandang disabilitas di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), terutama terkait akses pelayanan dan fasilitas publik yang belum sepenuhnya ramah disabilitas.


Ketua Umum Himasa Jakarta, Ivansyah Hafif Harahap, mengatakan pihaknya ingin mengajak Komnas Disabilitas untuk bersama-sama mencari solusi atas berbagai kendala yang masih ditemui di lapangan.

"Masih banyak kami lihat di Asahan baik dari segi pelayanan dan fasilitas publik yang belum ramah disabilitas, maka harapannya dengan ada pertemuan ini kami dapat mencari solusi bersama," ujar Ivansyah dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026. 

Menanggapi hal itu, Komisioner Komnas Disabilitas, Rachmita Maun Harahap, menyatakan bahwa masukan dari Himasa memberikan gambaran mengenai tantangan yang dihadapi daerah dalam mewujudkan lingkungan yang inklusif bagi penyandang disabilitas.

"Memang permasalahan di tiap daerah hampir sama, jika dibandingkan Kota Jakarta yang sudah inklusif dan ramah disabilitas. Makanya kami menyambut baik masukan yang diberikan oleh Himasa ini. Kami sangat siap untuk bekerjasama dan turun ke Daerah bersama Himasa, dengan harapan kita bisa menciptakan Asahan yang Inklusif dan Ramah Disabilitas," kata Rachmita.

Sementara itu, Komisioner Komnas Disabilitas lainnya, Kikin Tarigan, menilai perlunya penyusunan peta jalan atau roadmap sebagai acuan kerja sama jangka panjang untuk mewujudkan daerah yang inklusif.

"Diskusi bersama ini, harus kita lakukan untuk memberikan solusi impact yang bisa kita kerjakan. setelah ini kami berharap ada roadmap kerja yang akan kita kerjakan bersama untuk mendorong Asahan yang inklusif dan ramah disabilitas. Karena memang tidak bisa kita ciptakan suatu daerah secara instan, perlu ada kerja-kerja lanjutan," ujar Kikin.

Komnas Disabilitas pun menyambut positif inisiatif yang dibawa Himasa Jakarta dalam upaya membangun daerah yang lebih peduli terhadap hak-hak penyandang disabilitas.

"Kami sangat berterima kasih dan senang kepada semangat teman-teman mahasiswa Asahan di Jakarta, karena kepekaan dan kepedulian kalian untuk membangun Daerah," tutup Rachmita.

Pada kesempatan yang sama, Bendahara Umum Himasa Jakarta, Sandi Ardiansyah, menegaskan bahwa perhatian terhadap penyandang disabilitas di Kabupaten Asahan masih perlu ditingkatkan. 

“Karena itu, diperlukan langkah konkret untuk mengidentifikasi kebutuhan dan memastikan hak-hak penyandang disabilitas dapat terpenuhi secara optimal,” tandas Sandi.


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya