Berita

Ilustrasi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Ternyata Sosok Ini Sudah Ramal Kejatuhan IHSG Sejak Januari

SELASA, 26 MEI 2026 | 12:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Ternyata trader kontrarian dan pendiri komunitas "Mancing Dolar" asal Indonesia, Arist MD sudah meramal terkait koreksi tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sejak Januari 2026.

Dalam sejumlah podcast finansial, Arist mengaku sudah memberikan peringatan sejak 7 Januari 2026 saat IHSG masih berada di area 9.000.

“Kami warning 7 Januari itu ketika IHSG di 9.000 tuh kami warning IHSG mau turun ke 6280,” kata Arist MD dalam podcast Folknomics, dikutip Selasa 26 Mei 2026. 


Berbeda dengan pendekatan mayoritas trader yang mengandalkan berita ekonomi dan indikator umum, Arist mengaku memilih pendekatan kontrarian dengan memodifikasi perhitungan indikator teknikal secara mandiri.

Menurutnya, banyak metode trading konvensional sudah terlalu umum digunakan sehingga kehilangan efektivitas di pasar modern.

“Kalau memang relevan, enggak 90 persen orang trader yang sekarang rugi. Saya menjauhi yang namanya ilmu yang umum, kemudian kedua saya akan menjauhi narasi-narasi atau news,” kata Arist.

Arist juga menekankan pentingnya money management dan pertahanan modal dibanding sekadar mengejar profit besar. Strateginya berfokus pada risk-to-reward ratio tinggi dengan pendekatan membeli aset yang sudah terkoreksi dalam dan mulai menunjukkan tanda pembalikan arah.

Pendekatan kontrarian yang sebelumnya dianggap terlalu ekstrem kini justru menarik perhatian publik di tengah volatilitas pasar yang meningkat.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya