Berita

Unggahan Akun X Penasihat Perdana Menteri sekaligus Juru Bicara resmi Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari pada Selasa, 26 Mei 2026

Dunia

Qatar Bantah Tawarkan Dana ke Iran untuk Kesepakatan dengan AS

SELASA, 26 MEI 2026 | 10:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Qatar membantah keras laporan yang menyebut negara itu menawarkan dana sebesar 12 miliar Dolar AS kepada Iran demi melancarkan negosiasi dengan Amerika Serikat (AS).

Bantahan tersebut disampaikan Penasihat Perdana Menteri sekaligus Juru Bicara resmi Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, melalui unggahan di platform X pada Selasa, 26 Mei 2026.

Dalam pernyataannya, Al Ansari menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan sengaja disebarkan untuk mengganggu proses diplomasi yang sedang berlangsung di kawasan Timur Tengah.


“Laporan yang menyatakan Qatar ‘menawarkan’ 12 miliar Dolar AS kepada Iran untuk mengamankan kesepakatan sama sekali tidak benar,” tulis Al Ansari.

Ia juga menuding ada pihak tertentu yang berupaya menyabotase proses perdamaian dengan menyebarkan narasi yang dapat memperkeruh situasi regional.

Menurutnya, Qatar selama ini menjalankan diplomasi secara terbuka dan terus berkoordinasi dengan berbagai mitra internasional untuk mendorong de-eskalasi konflik serta menjaga stabilitas kawasan.

“Narasi semacam itu tidak lebih dari upaya putus asa untuk menodai reputasi Qatar sebagai fasilitator perdamaian internasional yang terpercaya,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut muncul sebagai respons atas laporan yang menyebut Iran meminta akses terhadap dana 12 miliar Dolar AS yang tersimpan di Qatar sebagai syarat kemajuan negosiasi dengan AS.

Laporan itu pertama kali ramai setelah dimuat oleh dan kemudian dikutip sejumlah media internasional lainnya. Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa Iran menuntut pencairan dana yang dibekukan di Qatar sebelum memorandum awal dengan AS dapat dilanjutkan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya