Berita

Ketua Steering Committee (SC) Pra Kongres, M. Hatta Taliwang (kedua dari kanan) di Hotel Horison Bandung, Senin, 25 Mei 2026. (Foto: Dokumentasi RMOL)

Politik

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

SELASA, 26 MEI 2026 | 05:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Forum Komunikasi Patriot Pejuang Siliwangi (FKPPS) menggelar Silaturahmi Pra Kongres yang mengusung tema ‘Kembali ke UUD 18 Agustus 1945 untuk Disempurnakan’ di Hotel Horison Bandung, Senin, 25 Mei 2026.

Ketua Steering Committee (SC) Pra Kongres, M. Hatta Taliwang menyebut forum ini telah menetapkan sembilan orang yang tergabung dalam tim formatur untuk mempersiapkan segala hal menuju kongres kembali ke konstitusi asli yang rencananya akan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 mendatang.

“Terkait siapa saja yang akan diundang, terus susunan acaranya seperti apa, termasuk untuk mencari dana untuk bisa terselenggaranya kongres, kira-kira itulah tugas dari tim formatur ini,” kata Hatta.


Ia menyebut Gedung DPR/MPR akan menjadi tempat pelaksanaan kongres. Presiden Prabowo Subianto juga bakal didapuk sebagai keynote speaker dalam acara tersebut.

“Terus juga yang paling penting (diundang) itu ketua MPR. Ya, minimal ketua MPR itu yang datang memberikan keynote speaker. Apalagi kalau kita pakai gedungnya, kan nggak mungkin kita mengabaikan. Kalau Presiden ya nanti pertimbangan di rapat panitia saja akan diputuskan,” jelas Hatta.

Sembilan tokoh yang telah ditetapkan sebagai tim formatur, antara lain Ichsanuddin Noorsy; M. Hatta Taliwang; Yudhie Haryono; Wati Burhanuddin; Ida; MS Kaban; Purnomo; Suryana; dan Dindin Maulani.

Sebelum pembentukan formatur, digelar diskusi terkait dasar pemikiran mengapa harus kembali ke UUD 1945 asli yang diulas oleh tiga narasumber yakni Prof. Sri Edi Swasono, Ichsanuddin Noorsy dan Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo.  
 

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya