Berita

Ilustrasi Kuskus Waigeo (Sumber: Gemini Generate Image)

Nusantara

5 Fakta Menarik Kuskus Waigeo Endemik Papua Barat

SENIN, 25 MEI 2026 | 18:37 WIB | OLEH: TIFANI

Sebuah video memperlihatkan ekskavator merobohkan pohon-pohon yang diduga sebagai habitat kuskus atau “marsupilami” di Merauke, Papua Selatan, viral di media sosial. Video unggahan akun TikTok @bobyyy__6 tersebut menampilkan pohon besar tanpa proses evakuasi satwa di dalamnya. 

Aksi ini memicu kecaman warganet karena ancaman terhadap kelangsungan hidup satwa liar di habitat hutan. Sorotan publik pun mengarah pada nasib kuskus Waigeo, salah satu mamalia berkantung endemik Indonesia yang hidup di kawasan Papua Barat. 

Hewan dengan nama ilmiah Spilocuscus papuensis ini dikenal memiliki karakter unik sekaligus peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan. 


Fakta Menarik Kuskus Waigeo, Hewan Endemik Papua Barat

1. Karakteristik Totol Hitam yang Unik

Kuskus Waigeo memiliki ciri fisik khas berupa bulu putih keabu-abuan dengan totol-totol hitam. Menariknya, pola totol setiap individu berbeda-beda, menyerupai sidik jari manusia. 

Wajahnya berwarna oranye dengan pupil mata vertikal seperti kucing, yang membantu penglihatan di kondisi minim cahaya. Sebagai anggota keluarga Phalangeridae, kuskus ini dilengkapi kuku kuat dan ekor prehensil berwarna oranye yang berfungsi untuk mencengkeram dahan saat berpindah di pepohonan. 

Panjang tubuh jantan berkisar 497?"560 mm, sedangkan betina sekitar 472 mm, dengan berat mencapai 2,65 kg.

2. Habitat di Berbagai Tipe Hutan

Sesuai namanya, kuskus Waigeo berasal dari Pulau Waigeo di Papua Barat. Mereka hidup di berbagai jenis hutan, mulai dari hutan primer, hutan sekunder, hutan mangrove, hingga hutan pegunungan.

Kuskus ini termasuk omnivora dengan makanan berupa buah, daun, bunga, serangga, hingga hewan kecil seperti anak burung dan reptil. Meski lebih sering berada di atas pohon, mereka sesekali turun ke rongga pohon atau celah batu untuk mencari makanan tambahan dan menandai wilayah.

3. Hewan Pemalu dan Soliter

Kuskus Waigeo dikenal sebagai hewan yang pemalu dan cenderung hidup menyendiri. Mereka menghabiskan sebagian besar waktunya di atas pohon dan jarang terlihat oleh manusia.

Namun, sifat ini bisa berubah jika merasa terancam. Kuskus dapat menjadi agresif untuk mempertahankan wilayahnya, terutama dari sesama jantan yang mencoba masuk ke area kekuasaannya.

4. Aktif di Malam Hari (Nokturnal)

Kuskus Waigeo merupakan hewan nokturnal yang aktif pada malam hari. Kemampuan ini didukung oleh pupil mata vertikal yang memudahkan mereka melihat dalam gelap.

Dengan bantuan kuku dan ekor prehensil, mereka dapat bergerak lincah di antara ranting-ranting pohon untuk mencari makan saat malam tiba.

5. Status Rentan Terancam Punah

Saat ini, kuskus Waigeo berstatus Vulnerable atau rentan punah. Ancaman terbesar berasal dari deforestasi akibat pembukaan lahan, termasuk perkebunan sawit, yang mengurangi habitat alami mereka.

Selain itu, persebaran yang terbatas dan sulitnya pendataan populasi membuat keberadaan satwa ini semakin mengkhawatirkan. Pemerintah Indonesia sendiri telah menetapkan kuskus Waigeo sebagai satwa yang dilindungi melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106 Tahun 2018.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya