Berita

Joni bersama anaknya, AH melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang. (Foto: Istimewa)

Hukum

Kakek di Palembang Dipolisikan Gegara Pukuli Cucu

SENIN, 25 MEI 2026 | 17:38 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Seorang warga bernama Joni (43) bersama anaknya, AH (11) melaporkan mantan mertuanya yang berinisial SS atas dugaan tindak kekerasan terhadap anak di bawah umur ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Senin 25 Mei 2026.

Joni mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di rumah terlapor di Jalan Balayudha, Kelurahan Ario Kemuning, Kecamatan Kemuning, Palembang, pada Sabtu 23 Mei 2026 sekitar pukul 08.00 WIB.

Menurut Joni, AH datang ke rumah ibunya untuk meminta uang perpisahan sekolah. Namun, permintaan itu justru memicu kemarahan sang kakek.


“Padahal sebelumnya ibunya bilang uangnya ada. Anak saya juga sudah bilang ke teman-temannya kalau akan ikut,” ujar Joni, dikutip dari RMOLSumsel.

Tak hanya memarahi korban, terlapor SS disebut memukuli AH menggunakan kayu hingga bocah tersebut mengalami luka memar di tubuhnya.

“Anak saya juga diusir dari rumah tersebut. Saya tidak terima dengan perlakuan mereka, maka dari itu saya membuat laporan polisi,” kata Joni.

Joni mengaku saat ini anaknya tinggal bersama ibunya karena dirinya telah berpisah dengan mantan istrinya tersebut.

Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui anggota Pamapta Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan adanya laporan dugaan kekerasan terhadap anak tersebut.

“Laporan sudah diterima dan akan segera ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polrestabes Palembang Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk dilakukan penyelidikan,” kata Tamia.  

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya