Berita

Konferensi pers pemerintah di DPR, Senin 25 Mei 2026. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

Dikucurkan Rp100 Triliun untuk Pemulihan Bencana Sumatera

SENIN, 25 MEI 2026 | 15:08 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah telah menyepakati alokasi anggaran sebesar Rp100,166 triliun untuk program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera. 

Dana ini difokuskan untuk pemulihan wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat selama kurun waktu tiga tahun (2026-2028), dengan fokus utama pada pembangunan infrastruktur, sekolah, jalan, jembatan, sungai, hingga hunian tetap bagi warga terdampak.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan, persetujuan anggaran itu merupakan bagian dari rencana induk pemulihan pascabencana yang telah dibahas bersama pemerintah dan DPR.


“Total anggaran yang sudah kami usulkan dan alhamdulillah sudah disetujui di tingkat pemerintah nilainya sebanyak Rp100,166 triliun selama tiga tahun,” kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 25 Mei 2026.

Ia merinci, anggaran tahun 2026 mencapai Rp38,9 triliun, kemudian Rp32,9 triliun pada 2027, dan Rp28,2 triliun pada 2028.

Menurut Tito, total dana tersebut akan digunakan untuk menjalankan 11.512 program dan kegiatan pemulihan di berbagai daerah terdampak bencana di Sumatera.

Porsi terbesar anggaran disebut dialokasikan untuk sektor infrastruktur. Kementerian Pekerjaan Umum menjadi instansi dengan kebutuhan dana paling besar, yakni sekitar Rp69 triliun selama tiga tahun.

Selain infrastruktur, pemerintah juga menargetkan percepatan pembangunan hunian tetap agar masyarakat tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara alias huntara.

“Hunian tetap kita targetkan paling lambat 2027. Jangan terlalu lama di huntara,” kata Tito.

Tito menambahkan, pemerintah kini memasuki tahap pemulihan permanen setelah fase tanggap darurat dan transisi dinilai berjalan relatif baik.

Ia juga memastikan setiap kementerian dan lembaga nantinya diminta membuat timeline pelaksanaan agar progres pemulihan bisa dievaluasi secara berkala.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya