Berita

Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Nusantara

Petir dan Angin Biang Kerok Blackout Sumatera

SENIN, 25 MEI 2026 | 14:24 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Gangguan pada jaringan transmisi akibat cuaca ekstrem disebut menjadi penyebab pemadaman listrik massal atau blackout yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera pada Jumat malam, 22 Mei 2026.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung menjelaskan, gangguan bermula dari sambaran petir dan angin kencang yang memengaruhi kestabilan sistem kelistrikan di Sumatera.

“Jaringan transmisi itu ada kesambar petir, angin,” kata Yuliot di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 25 Mei 2026.


Menurutnya, sistem kelistrikan di Sumatera Utara menjadi salah satu yang paling terdampak saat kejadian blackout. Akibat gangguan tersebut, proses pemulihan harus dilakukan bertahap dengan menyalakan sistem pembangkit satu per satu.

Yuliot menyebut proses recovery dimulai dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA), lalu dilanjutkan pembangkit geothermal dan gas. Sementara pembangkit PLTU membutuhkan waktu pemulihan sekitar 12 jam.

“Kami dari Kementerian ESDM menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek itu. Alhamdulillah dalam jangka waktu sesuai yang dikoordinasikan dengan PLN itu bisa pulih 100 persen,” kata Yuliot.

Ia menambahkan, pemerintah juga telah memberikan arahan kepada PLN untuk melakukan evaluasi dan perbaikan sistem agar gangguan serupa tidak kembali terjadi.

Menurut Yuliot, salah satu langkah yang didorong adalah pemasangan sistem pengamanan di wilayah rawan gangguan serta menjaga keseimbangan suplai listrik di tiap daerah agar distribusi tidak terlalu bergantung dari wilayah yang jauh.

“Jangan terlalu banyak daerah mengalirkan listrik dari daerah yang cukup jauh,” kata Yuliot.

Sebelumnya, pemadaman listrik massal dilaporkan terjadi sejak sekitar pukul 18.44 WIB dan berdampak ke sejumlah wilayah seperti Riau, Sumatera Utara, Aceh, Jambi, Sumatera Barat, Lampung hingga sebagian Sumatera Selatan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya