Berita

Petugas membersihkan sampah usai perayaan Persib Bandung menjuarai BRI Super League 2025/2026. (Foto: RMOLJabar)

Nusantara

Pesta Persib Hattrick Hasilkan 112 Ton Sampah

SENIN, 25 MEI 2026 | 13:37 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung mencatat volume sampah pascaperayaan Persib Bandung menjuarai BRI Super League 2025/2026 mencapai sekitar 112 ton.

Sampah tersebut didominasi plastik, botol minuman, hingga sisa flare dan petasan yang tersebar di sejumlah titik keramaian Kota Bandung.

Kepala DLH Kota Bandung, Darto mengatakan, bobot sampah perayaan cukup berat meski volumenya tidak terlalu besar.


“Sekitar 112 ton, itu hanya sampah pesta Persib. Karena walaupun volumenya kecil, bobotnya lumayan. Yang itu botol sama flare itu,” ujar Darto dikutip dari RMOLJabar, Senin 25 Mei 2026.

Menurutnya, flare menjadi salah satu jenis sampah yang paling berat karena mengandung logam. Di kawasan Cikapayang saja, petugas menemukan tiga karung besar sisa flare dan enam karung kecil botol bekas minuman.

“Flare itu tempatnya logam. Nah logamnya itu cukup berat. Kita dapat tiga karung di area Cikapayang saja. Kalau botol itu enam karung kecil,” kata Darto.

DLH juga menemukan dominasi sampah plastik dan bekas petasan di sejumlah ruas jalan utama yang menjadi pusat perayaan bobotoh.

“Bekas mercon, bekas flare, bekas botol teh muncul mendominasi, cukup dominan,” kata Darto.

Sementara di kawasan Jalan Asia Afrika hingga perempatan Sudirman, sampah plastik dan botol plastik menjadi jenis sampah yang paling banyak ditemukan.

Meski petugas kebersihan sudah diterjunkan sejak malam hari, proses pembersihan belum berjalan maksimal akibat hujan yang mengguyur Kota Bandung. 

“Hari ini belum sampai 50 persen. Sampai tadi pagi jam setengah 6 itu belum selesai,” kata Darto.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya