Berita

Kondisi GOR Tri Lomba Juang saat ini (Foto: Istimewa)

Nusantara

GOR Tri Lomba Juang Bakal Direhabilitasi Standart World Athletics Certification System

SENIN, 25 MEI 2026 | 11:41 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Walikota Semarang, Agustina Wilujeng menginstruksikan Dinas Penataan Ruang (Distaru) akan melakukan pekerjaan rehabilitasi GOR Tri Lomba Juang.

Agustina mengatakan pekerjaan tersebut telah diusulkan pada tahun 2025, dan akan dilaksanakan pada pertengahan tahun 2026 ini. 

“Rehabilitasi GOR Tri Lomba Juang ini sudah kami usulkan sejak 2025, sehingga menggunakan APBD 2026 dan akan dikerjakan pertengahan tahun ini,” kata Agustina dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin 25 Mei 2026. 


Ia mengatakan rehabilitasi yang dilakukan meliputi perbaikan lintasan lari atletik, lapangan tenis, bangunan ruko dan sarana prasarana yang ada di dalam GOR Tri Lomba Juang.

“Jadi tidak hanya lintasan lari atletik saja yang memang sudah ada kerusakan di beberapa titik ya, jadi semua fasilitas kita lakukan rehabilitasi secara menyeluruh,” jelasnya.

Sementara Kepala Distaru, Ferry Kuntoaji menjelaskan untuk perbaikan lintasan lari atletik akan dilakukan pada titik-titik kerusakan yang ada. Sementara material yang akan digunakan akan sama dengan material eksisting lintasan lari atletik yang memang memiliki sertifikasi lintasan sesuai standar World Athletics Certification System. 

“Lintasan lari atletik ini kita perbaiki sesuai yang mengalami kerusakan dan material kita gunakan sesuai dengan yang sebelumnya karena itu sudah sesuai standar World Athletics Certification System,” kata dia.

Lebih lanjut, Ferry menjelaskan urutan metode pengerjaan yang akan dilakukan dimulai dengan persiapan dan marking area lintasan yang rusak, pembongkaran komponen dan struktur landasan lintasan yang rusak, pemasangan lapisan sintetis atletik baik lapisan primer, bawah, Tengah dan lapisan atas. 

Kemudian dilakukan pembuatan garis lintasan atletik dengan bahan pitlinea.
Sementara untuk pengerjaan pada lapangan tenis, akan dilakukan pengecatan dasar base layer untuk memperbaiki retak rambut,pengecatan dengan bahan softbase WS, pengecatan lapisan tektur dan top bahan supersoft WS, serta membuat garis permainan ukuran standar dengan bahan pitlinea.

“Kami juga lakukan perbaikan atas kerusakan lain pada bangunan ruko dan sarana prasarana yang ada,” imbuhnya.

Ia mengatakan untuk pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi GOR Tri Lomba Juang menggunakan anggaran 2026 dari Distaru, sedangkan untuk pengelolaan dan pemeliharaan berada pada Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang.

“Perbaikan rehabilitasi ini anggarannya ada di kami (Distaru), tapi untuk pengelolaan dan pemeliharaan ada di Dispora,” ujarnya.

Selama masa rehabilitasi, GOR Tri Lomba Juang termasuk lintasan lari atletik akan ditutup untuk sementara. “Kami memohon maaf apabila mengganggu kenyamanan masyarakat Kota Semarang dan mohon untuk dapat bersabar menunggu proses perbaikan GOR selesai. Kami mohon dukungan untuk kelancaran pelaksanaan seluruh rangkaian pekerjaan,” pungkasnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Wamenko Dradjad: Penilaian MSCI Tidak Selalu Benar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 16:23

Trump Bicara Soal Denuklirisasi dengan Rusia dan Tiongkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:43

PGN Perkuat Efisiensi dan Daya Saing Bisnis Melalui Inisiatif Dekarbonisasi Berkelanjutan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:22

Kawasan Industri Diajak Cak Imin Bantu Korban Karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:11

OJK Denda DSSA, BREN, CUAN Rp2,1 Triliun, Sanksi 835 Pihak Tembus Rp390 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:03

DIM RUU Migas Hampir Rampung 90 Persen

Jumat, 16 Oktober 2026 | 15:00

Airlangga Heran MSCI Mendadak Ancam Cabut Status Emerging Market RI Usai Bertemu Menkeu-BI di Bangkok

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:52

Pimpin Nasdem Garut, Lola Nelria: Partai Harus Hadir dalam Kehidupan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:46

Houthi Serang Istana Presiden Yaman, Lima Meninggal Dunia

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:41

Kopdes Butuh Talenta Utuh agar Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Desa

Jumat, 16 Oktober 2026 | 14:34

Selengkapnya