Berita

Dony Oskaria ((Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Bisnis

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

SENIN, 25 MEI 2026 | 08:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) berencana membubarkan PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI. Langkah likuidasi ini dipicu oleh tata kelola dan pola kerja BUMN yang selama ini berjalan sendiri-sendiri. 

Kabar ini disampaikan oleh Dony Oskaria, Kepala Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN) sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara.

"Mungkin kita mengenal dulu banyak BUMN-BUMN terkenal, kalau di Bandung itu ada PT INTI yang sangat terkenal sekarang menghadapi permasalahan mungkin akan kita tutup juga," ujar Dony dalam Jogja Financial Festival 2026 di Yogyakarta, dikutip redaksi Senin 25 Mei 2026. 


BUMN teknologi yang didirikan sejak 30 Desember 1974 ini sempat menjadi tulang punggung infrastruktur telekomunikasi nasional. 

Hingga saat ini, PT INTI sebenarnya masih beroperasi memproduksi kabel serat optik, tabung LPG composite, serta merakit berbagai perangkat cerdas seperti smart energy devices, produk broadband, dan kartu cerdas melalui proses konversi bahan baku menjadi barang jadi bernilai tambah.

Dony mengungkapkan bahwa akar masalah sulitnya menyelamatkan BUMN yang sekarat adalah tiadanya mekanisme saling bantu antarperusahaan negara. Di bawah regulasi sebelumnya, Kementerian BUMN hanya memiliki kuasa kelola dan bukan pemilik langsung, sehingga BUMN yang sehat tidak bisa menyokong BUMN yang sedang krisis.

“Tetapi karena tidak ada mekanisme untuk membantu satu BUMN dan BUMN lain, menyebabkan sulit untuk kita melakukan perbaikan,” paparnya.

Kini, kehadiran Danantara diharapkan menjadi solusi total. Dengan mengonsolidasikan seluruh BUMN ke dalam satu holding company, sekat birokrasi tersebut runtuh sehingga proses penyehatan perusahaan negara ke depan dapat dilakukan dengan jauh lebih mudah.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Tanpa Rompi dan Borgol Saat Ditahan, DPP IMM Minta Kejagung Tak Istimewakan Febrie

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:43

Belum Sebulan IPO, Direktur RANS Tiba-tiba Mundur

Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:30

Revitalisasi Pengurus AMPI Perkuat Konsolidasi Organisasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:26

Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong, KPK Geledah Kediaman Kadis PUPR Bengkulu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:09

Zulhas: Swasembada Pangan Bukan Sekadar Ekonomi, tapi Kehormatan Bangsa

Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:07

PDIP Jatim Hadirkan RedTalks, Wadah Masyarakat Sampaikan Aspirasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:54

Sekolah Nasional Terintegrasi: Resep Medis Kuratif Pendidikan dan Kesehatan Anak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:39

Tak Pakai Borgol dan Rompi, PB PMII: Febrie Adriansyah Cetak Sejarah

Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:35

TB Hasanuddin: Jangan Akali Putusan MK dengan Bebani Pelanggan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:59

Lodewijk: Ancaman Indonesia Kini Bukan Hanya Perang, tapi Ekonomi hingga Iklim

Sabtu, 25 Juli 2026 | 14:49

Selengkapnya