Berita

Presiden Prabowo Subianto bersama Menko Pangan Zulkifli Hasan. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Presiden Jangan Ragu Copot Zulhas dari Kabinet

SENIN, 25 MEI 2026 | 04:26 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Gerakan Muda (Gema) Nasional mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera melakukan reshuffle kabinet, khususnya terhadap Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas). 

Pasalnya, Zulhas dinilai telah gagal menunjukkan kapasitas, keberanian, dan kepemimpinan dalam menangani persoalan pangan nasional yang semakin membebani rakyat.

Ketua Umum Gema Nasional, Eko Saputra memandang di tengah melonjaknya harga kebutuhan pokok, lemahnya pengawasan distribusi, serta semakin sulitnya masyarakat kecil memenuhi kebutuhan sehari-hari, publik justru menyaksikan absennya langkah konkret dan terobosan nyata dari Menko Pangan. 


“Jabatan strategis yang seharusnya menjadi benteng utama stabilitas nasional kini justru terkesan kehilangan arah. Ini menegaskan bahwa mempertahankan menteri yang gagal sama saja dengan mempertaruhkan kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo,” kata Eko kepada RMOL di Jakarta, Minggu malam, 24 Mei 2026.

“Presiden tidak boleh ragu melakukan evaluasi keras. Jika Zulkifli Hasan tidak mampu menjawab krisis pangan dengan kerja nyata, maka tidak ada alasan untuk tetap mempertahankannya di kabinet. Reshuffle adalah keniscayaan,” tambahnya.

Menurut Eko, persoalan pangan bukan sekadar urusan administratif atau panggung politik elite. Ini adalah soal perut rakyat, stabilitas sosial, dan kredibilitas negara. Ketika harga bahan pokok terus menekan masyarakat, pemerintah membutuhkan figur yang fokus bekerja, bukan yang sibuk menjaga citra politik.

Lebih jauh, pria asal Aceh itu juga menilai bahwa kegagalan koordinasi lintas sektor di bidang pangan mencerminkan lemahnya kepemimpinan di level kementerian koordinator. 

“Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka beban politiknya tidak hanya akan ditanggung menteri terkait, tetapi juga dapat menggerus kepercayaan publik terhadap pemerintahan secara keseluruhan,” ungkap Eko.

“Kabinet Merah Putih harus diisi oleh orang-orang yang mampu bekerja di bawah tekanan, bukan mereka yang justru menjadi beban politik Presiden. Jangan sampai loyalitas politik mengalahkan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Gema Nasional mendukung penuh langkah Presiden Prabowo untuk melakukan bersih-bersih kabinet demi memastikan pemerintahan berjalan efektif, responsif, dan berpihak kepada rakyat kecil.

“Momentum reshuffle harus dijadikan titik balik untuk memperkuat pemerintahan, bukan sekadar rotasi jabatan tanpa arah. Presiden harus menunjukkan bahwa tidak ada toleransi bagi pembantu negara yang gagal menjalankan amanah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyinggung soal reshuffle kepada Menko Zulhas saat menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, 23 Mei 2026. 

“Terima kasih saya diundang ke sini Desa Karang Duwur,” ucap Prabowo. 

Warga yang hadir langsung mengoreksi dan menyebut lokasi yang benar berada di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan.

Menanggapi koreksi tersebut, Prabowo kemudian bercanda menyalahkan Zulhas.

"Waduh ini Menko tadi salah nama, perlu direshuffle gak ini kira-kira?" kata Prabowo yang disambut tawa warga.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya