Berita

Penandatanganan JSA yang berlangsung dalam rangkaian Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu, 20 Mei 2026. (Foto: istimewa)

Bisnis

PHE Optimistis Proyek CCS Indonesia-Korsel Buka Peluang Investasi Baru

MINGGU, 24 MEI 2026 | 15:02 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) memperkuat langkah pengembangan teknologi rendah karbon melalui penandatanganan Joint Study Agreement (JSA) bersama ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited, SK Innovation, dan SK Earthon untuk menjajaki proyek transboundary carbon capture and storage (CCS) antara Indonesia dan Korea Selatan.

Penandatanganan JSA yang berlangsung dalam rangkaian Indonesia Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) 2026 di ICE BSD, Tangerang, Rabu, 20 Mei 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat kerja sama regional dalam pengembangan ekosistem carbon capture and storage (CCS) di kawasan Asia Pasifik. Kolaborasi ini juga dinilai mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pusat penyimpanan karbon potensial di kawasan.

Kesepakatan studi bersama ini merupakan tindak lanjut dari penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang sebelumnya dilakukan di Korea Selatan pada 1 April 2026 dalam agenda Indonesia-Korea Business Forum. Langkah tersebut menjadi bagian dari penguatan kerja sama strategis Indonesia dan Korea Selatan dalam pengembangan ekosistem rendah karbon serta CCS regional. 


Penandatanganan JSA ini juga menegaskan komitmen bersama PHE, ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited, SK Innovation, dan SK Earthon dalam mendukung proyek CCS guna mendorong agenda dekarbonisasi dan pencapaian target Net Zero Emission (NZE).

Kolaborasi ini diharapkan dapat semakin memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan terhadap potensi pengembangan CCS Indonesia, mendukung pengembangan ekosistem CCS regional melalui kerja sama lintas negara, pengembangan teknologi, serta sinergi antar pemangku kepentingan di kawasan Asia Pasifik.

Kesepakatan studi bersama ini ditandatangani oleh Direktur Utama PHE Awang Lazuardi, President ExxonMobil Low Carbon Solutions Indonesia Limited Egon E Van Der Hoeven, Vice President SK Innovation Jongmun Lee, serta Vice President SK Earthon Dooyun Park.

Ruang lingkup kerja sama dalam JSA ini mencakup pelaksanaan studi pendahuluan dan studi kelayakan untuk proyek cross-border CCS, yaitu pengiriman karbon dioksida (CO2) dari Republik Korea ke CCS Hub Asri Basin di Indonesia untuk dilakukan penyimpanan secara aman.

Kolaborasi ini juga mencakup pertukaran informasi, pengetahuan, dan teknologi terkait rantai nilai CCS (CCS value chain), yang diharapkan dapat mempercepat kesiapan Indonesia dan Korea Selatan dalam mengembangkan bisnis CCS regional serta mendukung agenda dekarbonisasi di tingkat global.

Kerja sama ini juga diharapkan dapat mendukung pengembangan kerangka kerja lintas batas CCS yang lebih terintegrasi di kawasan, termasuk aspek regulasi, standar teknis, serta pengembangan ekosistem industri pendukung CCS di Indonesia.

Corporate Secretary PHE Hermansyah Y Nasroen mengatakan, kerja sama ini merupakan tonggak penting dalam mendorong pengembangan industri penangkapan dan penyimpanan karbon di Indonesia, sekaligus membuka peluang bagi penguatan kolaborasi bisnis rendah karbon di tingkat internasional.

“Melalui kolaborasi strategis ini, PHE bersama mitra global berkomitmen mendukung pengembangan ekosistem CCS yang terintegrasi di Indonesia. Inisiatif ini tidak hanya menjadi bagian dari upaya dekarbonisasi, tetapi juga membuka peluang investasi baru, transfer teknologi, serta memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan CCS di kawasan Asia Pasifik,” ujar Hermansyah, dikutip Minggu, 24 Mei 2026.

Apabila proyek ini terealisasi, PHE memperkirakan bahwa proyek CCS lintas batas dapat berpotensi menarik investasi keseluruhan (cumulative project-level investment value) hingga USD 600 juta ke Indonesia sebagai negara penyedia kapasitas penyimpanan. 

Selain itu, berdasarkan data dan kajian yang telah disusun PHE, proyek ini diperkirakan dapat menciptakan hingga 2.000 lapangan kerja selama fase konstruksi untuk setiap kapasitas penyimpanan CO? sebesar satu juta ton per tahun (MTPA).

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Jaksa Agung Resmi Lantik Kuntadi sebagai Pengganti Febrie

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:25

Wasekjen AMPI: Hasil Rapat Pleno IX Cacat Hukum dan Tak Punya Legitimasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:23

Danantara Mulai Bentuk Perusahaan Manajemen Aset Raksasa

Jumat, 24 Juli 2026 | 12:15

Samsung Galaxy Z Fold 8 Hadirkan Desain Tipis dan Performa Tangguh

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:55

Indonesia Kecam Serangan terhadap Kapal Komersial di Laut Merah

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:34

Perbaikan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Jadi PR Bersama

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:32

Panda Bond RI Laris, Pemerintah Raup Rp18,5 Triliun

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:27

Kemunculan Kabinet Bayangan Konsekuensi dari Demokrasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Iran: Trump akan Hadapi Konsekuensi jika Serangan AS Berlanjut

Jumat, 24 Juli 2026 | 11:04

Dude Harlino Kembalikan Honor Rp5,25 Miliar dari PT DSI, Sebut Bentuk Kepedulian untuk Korban

Jumat, 24 Juli 2026 | 10:50

Selengkapnya