Berita

Menko Pangan Zulkifli Hasan. (Foto: Istimewa)

Politik

Bukan Soal Salah Nama Desa, IPI: Reshuffle Perlu Karena Rapor Merah Menko Pangan

SABTU, 23 MEI 2026 | 19:49 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Candaan Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung kemungkinan reshuffle terhadap Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan saat panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, menuai spekulasi politik.

Direktur Indonesian Public Institute (IPI), Karyono Wibowo, menilai bahwa urgensi reshuffle Menko Pangan Zulhas tidak semata-mata dipicu insiden salah penyebutan nama desa dalam kunjungan Kepala Negara.

Menurut Karyono, desakan evaluasi terhadap posisi Menko Pangan sedianya lebih didasarkan pada kinerja kebijakan pangan nasional yang dinilai belum menunjukkan capaian signifikan sejak dipimpin Zulkifli Hasan.


“Mereshuffle posisi Menko Pangan bukan sekadar urusan salah sebut nama desa. Desakan reshuffle lebih didasarkan pada rapor merah performa kebijakan pangan nasional yang minim prestasi,” kata Karyono kepada RMOL, Sabtu, 23 Mei 2026. 

Karyono menilai Kementerian Koordinator Bidang Pangan belum mampu membangun tata kelola pangan nasional yang efektif. Akibatnya, produktivitas berbagai komoditas pangan Indonesia dinilai masih tertinggal dibandingkan sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara.

Ia pun menyoroti masih tingginya ketergantungan impor terhadap sejumlah komoditas strategis seperti gula, beras, dan kedelai. 

Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan belum optimalnya upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan nasional.

"Alih alih mewujudkan kemandirian pangan, ketergantungan impor sejumlah komoditas pangan seperti gula, beras, kedelai dan lainnya masih terus terjadi hingga saat ini," tuturnya.

"Hal ini menegaskan ketidakmampuan Kementerian Koordinator pangan dalam merumuskan solusi konkret untuk mendongkrak produktivitas pangan," ujarnya lagi.

Selain itu, Karyono juga mengkritik implementasi berbagai program strategis di sektor pangan yang dinilai berjalan lamban. Menurutnya, publik belum melihat adanya terobosan besar yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan pangan secara menyeluruh.

Karena itu, Karyono menilai evaluasi terhadap kinerja Zulhas menjadi penting untuk memastikan agenda ketahanan dan kedaulatan pangan nasional dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan capaian yang terukur bagi masyarakat.

“Desakan reshuffle lebih didasarkan pada rapor merah performa kebijakan pangan nasional di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan yang dinilai minim prestasi,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya