Berita

Ketua Dewan Penasihat PB Perbakin Bambang Soesatyo bersama Ketua Umum Perbakin Banten Irjen Pol Nunung Syaifuddin dan jajaran pengurus berburu babi hutan di Lebak, Banten. (Foto: Dok. Perbakin Banten)

Nusantara

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

SABTU, 23 MEI 2026 | 17:27 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gangguan satwa liar babi hutan terhadap lahan pertanian masih menjadi persoalan berulang, terutama di daerah yang berbatasan dengan kawasan hutan dan mengalami perubahan bentang alam.

Guna mengatasi masalah tersebut, kegiatan berburu menjadi salah satu cara untuk mengendalikan populasi babi hutan yang telah menimbulkan keresahan di kalangan petani.

Menurut Ketua Dewan Penasihat PB Perbakin Bambang Soesatyo, kegiatan berburu babi hutan merupakan respons nyata terhadap keresahan petani yang selama ini menghadapi ancaman nyata dari meningkatnya populasi hewan tergolong sebagai hama ini.


"Ketika lahan pertanian rusak dan hasil panen menurun, yang terdampak bukan sekadar pendapatan petani, tetapi juga rantai pasok pangan masyarakat secara keseluruhan,” ujarnya usai mengikuti kegiatan berburu babi bersama Ketua Umum Perbakin Banten, Irjen Pol Nunung Syaifuddin di Malimping, Lebak, Banten, Jumat malam, 22 Mei 2026.

Sosok yang akrab disapa Bamsoet ini menjelaskan, ledakan populasi babi hutan bukan permasalahan yang berdiri sendiri. Di berbagai daerah Indonesia, konflik antara manusia dan satwa liar terus meningkat seiring perubahan penggunaan lahan, menyempitnya habitat alami, serta meningkatnya sumber pakan di sekitar kawasan pertanian.

Babi hutan dikenal memiliki kemampuan reproduksi tinggi dan adaptasi yang kuat terhadap perubahan lingkungan. Dalam kondisi tertentu, satu kelompok dapat berkembang cepat dan menyebabkan kerusakan dalam waktu singkat pada tanaman pangan seperti padi, jagung, singkong hingga hortikultura.

"Ketika petani sudah mengeluarkan biaya untuk bibit, pupuk, tenaga kerja dan menunggu masa panen berbulan-bulan, lalu hasilnya rusak hanya dalam beberapa malam karena serangan babi hutan, kita tidak bisa diam," jelas mantan Ketua MPR RI ini.

Maka dari itu, ia menilai kegiatan berburu perlu dilaksanakan secara berkala, profesional dan sesuai ketentuan konservasi dan keamanan demi mengendalikan populasi babi hutan.

"Dengan begitu, kegiatan berburu akan benar-benar memberikan rasa aman bagi masyarakat dan menghasilkan manfaat ekonomi yang nyata,” jelas Wakil Ketua Umum Golkar ini.

Tidak hanya di Banten, Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini juga mendorong kegiatan serupa diikuti dengan langkah jangka panjang, seperti pemetaan wilayah rawan konflik satwa, penguatan sistem pelaporan warga, pemanfaatan teknologi pemantauan kawasan pertanian, serta edukasi kepada masyarakat mengenai tata kelola habitat.

Dengan demikian, pengendalian populasi tidak berhenti pada tindakan sesaat, melainkan menjadi bagian dari kebijakan pengelolaan lingkungan dan pertanian yang berkelanjutan.

“Tujuan akhirnya mengurangi keresahan masyarakat, menjaga hasil panen tetap aman, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memastikan petani dapat menikmati hasil kerja mereka secara lebih optimal," tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

Panen Raya TNI, Presiden Prabowo: Saya Bahagia Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:57

UPDATE

Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara 2026 Digelar di JCC, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25

Jaksa Agung Rotasi 29 Jaksa Termasuk Dirdik Jampidsus

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:05

Bawaslu Mulai Susun Indeks Kerawanan Pemilu 2029

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:00

Refly Harun Kawal Korban Dugaan Pemerasan Bangun Paulus

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:45

Max Blumenthal Soroti Ancaman Kebebasan Pers akibat Kemitraan AS-Israel

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:43

OPM Pimpinan Kopitua Heluka Diduga Dalang Pembunuhan Tiga Warga Sipil di Yahukimo

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:39

Pemuda Jabar Peduli Gelar Santunan untuk Korban Pesta Rakyat Garut

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:36

Gus Yahya Siap Bertarung Lagi Pertahankan Kursi Ketum PBNU

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:32

Pakta Integritas Perempuan Bangsa Wujud Totalitas Besarkan PKB

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:30

Wakapolri Ingatkan Perwira Remaja: Satu Tindakan Menyimpang Rusak Kepercayaan Polri

Rabu, 22 Juli 2026 | 19:21

Selengkapnya