Berita

Zulkifli Hasan saat menjabat Menteri Perdagangan. (Foto: Dok. Kemendag)

Politik

Salah Beri Informasi Saat Minyakita Bermasalah, Pengamat: Ucapan Prabowo Peringatan untuk Zulhas

SABTU, 23 MEI 2026 | 17:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ucapan Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung kemungkinan reshuffle terhadap Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan atau Zulhas saat panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, dinilai tidak bisa dimaknai semata-mata sebagai guyonan.

Pengamat politik dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS), Adib Miftahul, menilai pernyataan Presiden Prabowo memang disampaikan dalam suasana santai dan penuh canda. 

Meskipun, kata Adib, Presiden Prabowo kerap melontarkan humor dalam berbagai kesempatan kunjungan kerja yang disaksikan publik.


"Kalau konteks yang saya lihat secara utuh, pada momentum pidato itu mengunjungi salah satu desa, itu hanya bercanda, itu harus dilihat secara menyeluruh,” kata Adib kepada RMOL, Sabtu, 23 Mei 2026.

Kendati begitu, Adib berpandangan bahwa candaan tersebut juga dapat dimaknai sebagai bentuk peringatan kepada Zulkifli Hasan terkait kinerja sektor pangan.

"Sebercanda-bercandanya seorang Presiden, menurut saya itu tidak tulus, harus dimaknai tidak hanya bercanda. Bisa juga diyakini Prabowo itu mengancam secara halus," katanya. 

"Kenapa seperti itu? Karena memang bisa menjadi warning bagi Zulkifli Hasan. Kenapa? Ya banyak kerjaan Menko Pangan yang tidak beres,” tegasnya.

Terlebih, menurut Adib, masih terdapat sejumlah persoalan di sektor pangan yang belum terselesaikan dengan baik. Salah satu yang disorot adalah harga minyak goreng Minyakita yang masih berada di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

"Harusnya harga pasaran yang bisa melindungi komoditas dari pemerintah kepada rakyat Rp15.000, ini sekarang kan banyak, sampai Rp22.000. Itu salah satu indikator jelas, parameter jelas bahwa Menko Pangan itu gak bisa ngapa-ngapain,” tegasnya.

Selain itu, Adib juga menilai berbagai capaian di bidang pangan, termasuk klaim swasembada, tidak bisa sepenuhnya dikaitkan dengan kinerja Kementerian Koordinator Pangan (Kemenko Pangan).

"Kalaupun ada klaim swasembada pangan adalah hasil kerja Menko Pangan, itu bullshit, omong kosong. Itu karena kerjaan Kementerian Pertanian dan lain sebagainya,” tegasnya.

Atas dasar itu, Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) ini menilai ucapan Presiden Prabowo sebagai sinyal politik yang patut diperhatikan oleh Zulkifli Hasan.

"Jadi, saya melihat bahwa ini sebenarnya warning halus. Mungkin Prabowo bilang begini, ‘nama desa saja kamu gak tahu bagaimana ngurus ini’, kira-kira begitu, walaupun sepele, tapi ini menurut saya warning halus,” demikian Adib.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu, 23 Mei 2026. 

Saat memberi sambutan, Prabowo sempat salah menyebut nama desa lokasi acara. 

“Terima kasih saya diundang ke sini Desa Karang Duwur,” ucap Prabowo. 

Warga yang hadir langsung mengoreksi dan menyebut lokasi yang benar berada di Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan.

Menanggapi koreksi tersebut, Prabowo kemudian bercanda menyalahkan Menko Pangan Zulkifli Hasan.

"Waduh ini Menko tadi salah nama, perlu direshuffle gak ini kira-kira?" kata Prabowo yang disambut tawa warga.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya