Berita

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Rieke Diah Pitaloka (ketiga dari kiri) Foto: . /doc pribadi

Politik

Rieke Diah Pitaloka Soroti Pentingnya Integrasi Data Haji Nasional

SABTU, 23 MEI 2026 | 10:18 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, mendorong percepatan integrasi data haji nasional usai melakukan pemantauan langsung ke dua syarikah pengelola data jemaah Indonesia di Arab Saudi, yakni Raqeen Mashariq dan Al Bait Guests.

Dalam kunjungan pada Jumat, 22 Mei 2026, Rieke bersama tim dari Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, serta KJRI Jeddah meninjau sistem pengelolaan data dan layanan digital yang digunakan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Saat berada di Raqeen Mashariq, rombongan menemukan masih adanya penggunaan sistem konvensional berupa penyimpanan fisik paspor jemaah yang dikelola secara terstruktur dan diawasi secara bergantian.


Sementara itu, di Al Bait Guests, Rieke mempelajari penerapan tata kelola haji berbasis digital yang telah terintegrasi secara menyeluruh. Direktur perusahaan, Dr. Omer Ayoeb, menjelaskan penerapan konsep Satu Data Saudi melalui Sistem Pemerintahan Digital yang terhubung dengan Dashboard Nasional dan wajib diterapkan seluruh instansi pemerintah maupun swasta, termasuk perusahaan layanan haji.

Menurut Rieke, integrasi Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (SISKOHAT) dengan platform Nusuk telah menghasilkan kemajuan signifikan. Proses penerbitan visa kini berlangsung otomatis dan real-time, sekaligus mencatat rekor nol Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) dalam sejarah penyelenggaraan haji Indonesia.

Ia menilai Arab Saudi berhasil membangun ekosistem digital nasional yang matang melalui Saudi Data and Artificial Intelligence Authority (SDAIA) dan aplikasi Tawakkalna. Lebih dari 350 lembaga pemerintah dan swasta disebut telah terhubung dalam satu sistem data terpadu dengan prinsip once only, yakni data cukup diberikan satu kali untuk digunakan dalam berbagai layanan.

Berkaca dari keberhasilan tersebut, Rieke menilai Indonesia perlu segera mempercepat integrasi data haji nasional melalui kolaborasi lintas kementerian dan lembaga.

Ia mengusulkan pembentukan Tim Kerja Percepatan Integrasi Data Haji Nasional yang melibatkan Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Kementerian Dalam Negeri.

Selain itu, Rieke juga mendorong penerapan prinsip *once only* dalam seluruh siklus layanan haji, mulai dari pendaftaran, proses visa dan keimigrasian, hingga pelayanan jemaah selama menjalankan ibadah.

Politikus PDIP itu turut menekankan pentingnya percepatan implementasi Satu Data Indonesia dan Sistem Pemerintahan Digital melalui Dashboard Nasional sebagai fondasi transformasi layanan publik.

“Targetkan Haji Paperless 2030, paspor fisik tidak lagi disimpan syarikah karena semua identitas sudah digital dan terverifikasi. Kerja sama dengan syarikah lebih pada pengamanan dan penggunaan data digital mulai dari persiapan pemberangkatan hingga pemulangan jemaah,” ujar Rieke dalam keterangannya, Sabtu, 23 Mei 2026.

Menurutnya, integrasi data nasional menjadi langkah strategis untuk mewujudkan layanan haji yang lebih aman, efisien, dan berstandar internasional.

“Indonesia berdaulat atas data hajinya sendiri, untuk jemaah yang lebih berkah,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya