Berita

(Foto: Dok. BNI)

Bisnis

BNI Dukung Penguatan Tata Kelola Pemulihan Aset Lewat BPA Fair 2026

JUMAT, 22 MEI 2026 | 19:13 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI mendukung penguatan tata kelola pemulihan aset negara melalui partisipasinya dalam BPA Fair 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan Republik Indonesia. 

Keterlibatan BNI dilakukan melalui penyediaan layanan transaksi digital dan edukasi keuangan guna mendukung proses pemulihan aset yang lebih transparan dan akuntabel.

BPA Fair 2026 digelar di Kantor Badan Pemulihan Aset Kejaksaan RI, Jakarta Selatan, pada 18-21 Mei 2026. 


Dalam ajang tersebut, sebanyak 308 aset dalam 245 lot dilelang kepada masyarakat dengan target 75% aset terjual guna mengoptimalkan penerimaan negara sekaligus mendukung kepastian hukum dan rasa keadilan.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menegaskan partisipasi perseroan merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem layanan publik berbasis digital dan tata kelola aset negara yang lebih efektif.

"BNI mendukung sinergi lintas institusi dalam menciptakan proses pemulihan aset yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi," kata Okki dalam keterangan tertulis, Jumat 22 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, BNI menghadirkan sistem pembayaran non tunai terintegrasi melalui kartu debit, kartu kredit, hingga QRIS wondr by BNI guna mendukung transaksi pembelian aset lelang maupun aktivitas pengunjung selama acara berlangsung.

Selain itu, BNI turut berpartisipasi dalam sesi talkshow dan edukasi publik terkait layanan perbankan yang mempermudah proses transaksi pembelian aset lelang sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.

Perseroan juga menghadirkan booth layanan perbankan yang melayani pembukaan rekening baru, pengajuan kartu kredit, hingga berbagai aktivitas interaktif untuk mendukung kenyamanan pengunjung selama kegiatan berlangsung.

BNI menilai dukungan terhadap kegiatan pemulihan aset nasional dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penegakan hukum dan tata kelola aset negara yang akuntabel. 

Kolaborasi antara sektor perbankan dan institusi pemerintah juga dinilai semakin penting di tengah percepatan transformasi digital dan penguatan layanan publik nasional.

Melalui partisipasi dalam BPA Fair 2026, BNI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan keuangan digital yang relevan, inklusif, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat, sekaligus mendukung penguatan ekosistem layanan publik yang transparan dan terintegrasi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya