Berita

CEO Danantara Rosan Roeslani (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Rosan Ungkap Alasan Luke Mahony Ditunjuk Jadi Dirut PT DSI

JUMAT, 22 MEI 2026 | 16:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

CEO Danantara Rosan Roeslani mengungkap sejumlah pertimbangan yang mendasari penunjukan Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), perusahaan BUMN pengelola ekspor sumber daya alam (SDA) strategis nasional.

Menurut Rosan, pemilihan Mahony dilakukan melalui proses penilaian yang menitikberatkan pada rekam jejak profesional, pengalaman internasional, serta pemahaman mendalam terhadap industri pertambangan dan perdagangan komoditas. 

Sosok Mahony dinilai memiliki kapasitas yang sesuai untuk memimpin perusahaan yang akan memegang peran strategis dalam tata kelola ekspor Indonesia.


"Ya kita kan melihat banyak pertimbangan juga, ini kan lebih menjadi track record-nya juga dan dia kan sangat memahami juga, pengalaman sebelumnya baik di perusahaan multinasional di Vale," ujar Rosan saat tiba di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat, 22 Mei 2026.

Selain pengalaman panjang di perusahaan tambang kelas dunia, Mahony juga dinilai memiliki kedekatan dengan Indonesia, karena sang istri merupakan warga Indonesia. 

Namun Rosan menegaskan, faktor utama yang menjadi pertimbangan bukanlah kemampuan berbahasa Indonesia, melainkan kompetensi dan pengalaman bisnis yang dimilikinya.

"Tapi yang paling penting justru kita lihat pengalaman tradingnya ada, mineralsnya ada," kata dia.

Rosan menambahkan, pengalaman Mahony memimpin berbagai perusahaan mineral, jejaring internasional yang luas, serta kontribusinya selama bergabung di Danantara menjadi modal penting untuk mengemban tugas baru tersebut. 

"Jadi pimpinan di banyak perusahaan mineral, jadi dan networkingnya juga baik dan yang paling penting kita lihat selama ini juga di Danantara kerjanya juga sangat-sangat baik," tegas Rosan.

Luke Mahony dikenal sebagai profesional tambang berpengalaman lulusan University of New South Wales (UNSW), Australia. 

Kariernya ditempa di sejumlah perusahaan tambang kelas dunia seperti Xstrata Coal, BHP Billiton, dan Vale, sebelum bergabung dengan PT Vale Indonesia sebagai Chief Strategy and Technical Officer. 

Sejak September 2025, Mahony dipercaya menjabat Senior Executive Vice President (SEVP) Business Performance & Optimization di Danantara Indonesia, hingga akhirnya ditunjuk memegang kendali PT DSI per-Mei tahun.

PT DSI sendiri merupakan entitas baru yang dibentuk setelah Presiden Prabowo menerbitkan Peraturan Pemerintah mengenai tata kelola ekspor SDA strategis. 

Pada tahap awal, perusahaan ini akan mengendalikan ekspor komoditas utama Indonesia, yakni kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi (ferro alloys), sebagai bagian dari upaya memperkuat posisi tawar Indonesia di pasar global.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya