Berita

Menteri Eropa dan Urusan Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot dan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita (Foto: Istimewa)

Dunia

Prancis Tegaskan Masa Depan Sahara Berada dalam Kerangka Kedaulatan Maroko

JUMAT, 22 MEI 2026 | 15:37 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Prancis kembali menegaskan dukungan terhadap kedaulatan Maroko atas wilayah Sahara. 

Komitmen itu disampaikan Menteri Eropa dan Urusan Luar Negeri Prancis, Jean-Noël Barrot, dalam konferensi pers di Rabat usai melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri, Kerja Sama Afrika, dan Ekspatriat Maroko, Nasser Bourita, Rabu, 22 Mei 2026. 

Dalam keterangannya, Barrot mengingatkan kembali posisi resmi Prancis yang telah ditegaskan Presiden Emmanuel Macron dalam surat kepada Raja Mohammed VI pada 30 Juli 2024. 


Barrot menyampaikan, Paris mendukung penuh inisiatif otonomi yang diajukan Maroko sebagai jalan keluar atas sengketa wilayah Sahara.

"Keadaan wilayah Sahara saat ini dan di masa depan berada dalam kerangka kedaulatan Maroko," kata dia.

Menlu Prancis mengatakan pihaknya menyambut baik dinamika positif resolusi Dewan Keamanan PBB 2797, termasuk dimulainya kembali dialog langsung antara seluruh pihak terkait dengan menjadikan rencana otonomi Maroko sebagai dasar pembahasan.

Sebagai implementasi nyata dari kebijakan tersebut, Prancis telah memperluas kehadiran konsuler dan aktivitas budayanya di wilayah Sahara.

Langkah itu diwujudkan melalui pembukaan pusat pengajuan visa, pendirian lembaga kebudayaan Alliance Française di Laayoune, hingga peresmian sekolah baru yang menjadi bagian dari penguatan hubungan masyarakat kedua negara.

Di sektor ekonomi, Prancis juga terus meningkatkan keterlibatannya melalui investasi perusahaan-perusahaan Prancis di Sahara. 

Selain itu, Agence française de développement (AFD) bersama sejumlah operator ekonomi Prancis turut memberikan dukungan bagi berbagai proyek pembangunan di kawasan tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya