Berita

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Buya Amirsyah Tambunan. (Foto: Dok MUI)

Politik

MUI Apresiasi Langkah Pemerintah Bebaskan 9 WNI dari Israel

JUMAT, 22 MEI 2026 | 09:13 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Upaya pemerintah dalam membebaskan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang disandera Israel diapresiasi Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia, Buya Amirsyah Tambunan.

Menurutnya, kehadiran negara penting dalam melindungi seluruh warga negara tanpa terkecuali. Negara tidak boleh abai terhadap keselamatan, kesejahteraan, dan hak-hak masyarakat di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

“Alhamdulillah, kita terus mendorong agar kehadiran negara mampu melindungi warganya di mana pun dan kapan pun,” ujar Buya Amirsyah, Jumat, 22 Mei 2026. 


Dia menilai, negara harus tampil di garis terdepan dalam memberikan jaminan kepada masyarakat agar dapat menjalankan misi kemanusiaan universal secara aman dan bermartabat. Fungsi negara bukan hanya administratif, tetapi juga menyangkut perlindungan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

“Negara harus lebih terdepan memberikan jaminan agar seluruh warganya dapat berkiprah menjalankan misi kemanusiaan universal,” katanya.

Buya Amirsyah menjelaskan, terdapat sejumlah fungsi utama negara yang harus dijalankan secara bersamaan. Pertama, negara memiliki fungsi mengatur kehidupan masyarakat dan mencegah bentrokan sosial demi terciptanya stabilitas nasional.

Kedua, negara wajib melindungi warga dan wilayahnya dari berbagai ancaman, baik yang datang dari luar maupun dari dalam negeri. Ketiga, negara harus menjalankan fungsi kemakmuran dan kesejahteraan rakyat melalui pengelolaan ekonomi yang berkeadilan.

“Negara harus mengupayakan kehidupan rakyat yang adil dan makmur. Ini mencakup pengelolaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga sumber daya alam,” jelasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya fungsi keadilan melalui penegakan hukum yang tidak tebang pilih. Menurutnya, lembaga peradilan harus menjadi garda utama dalam memastikan hak-hak warga negara terlindungi.

“Keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu agar setiap warga negara memperoleh perlindungan hak secara setara,” tegasnya.

Buya Amirsyah juga mengingatkan pentingnya fungsi pertahanan negara di tengah meningkatnya tantangan global, termasuk ancaman nonmiliter seperti perang informasi, krisis pangan, hingga disrupsi teknologi.

“Fungsi pertahanan bukan hanya menjaga dari ancaman militer, tetapi juga ancaman nonmiliter yang dapat mengganggu kedaulatan dan persatuan bangsa,” kata dia. 

Pemerintah Indonesia menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki atas dukungannya membebaskan 9 Warga Negara Indonesia (WNI). Mereka tergabung dalam Global Sumud Flofilla 2.0 dan sempat ditahan oleh militer Israel. 

Saat ini 9 WNI dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air.


Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Sinergi Polri-TNI-BIN Pilar Utama Jaga HUT RI Tetap Kondusif

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:04

Prabowo Diminta Alihkan Belanja Kurang Produktif ke Program Padat Karya

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:00

Puncak El Nino dan Ancaman Kekeringan di Indonesia

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:42

UMKM Binaan Pertamina Raih Omzet Rp8,57 Miliar di Semester I-2026

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:30

Mengenal Sejarah Dan Makna Hari Pramuka Nasional 14 Agustus

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:21

Menimbang Pilkada Asimetris

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:03

Prabowo Targetkan Mobil Listrik Nasional Produksi Massal 2028

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:45

Mendes Yandri Tagih Tindak Lanjut Bareskrim soal Isu Hoaks Warung Tutup

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:40

Motor Listrik Pangkas Biaya Operasional Kurir Pos Indonesia hingga 67 Persen

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:38

Prabowo Janji Siapkan Motor Listrik dengan DP Nol dan Bunga Cicilan Rendah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:21

Selengkapnya