Berita

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar (kiri) didampingi Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah, Imam Subchi (kanan). (Foto: Dokumentasi UIN Jakarta)

Nusantara

UIN Jakarta:

Hijrah Digital dan Influencer Agama Harus Dibarengi Kedalaman Ilmu

JUMAT, 22 MEI 2026 | 05:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Media sosial saat ini bukan hanya tempat hiburan dan komunikasi, namun juga menjadi ruang baru belajar agama mulai dari mengaji, mencari identitas spiritual, sampai dengan menentukan siapa yang dianggap sebagai rujukan keagamaan.

Hal ini selaras dengan munculnya fenomena hijrah digital dan maraknya influencer agama di media sosial menjadi bagian generasi muda, memahami dan menjalankan agama di era digital.

Wakil Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta sekaligus pakar antropologi agama, Imam Subchi, melihat ini sebagai transformasi budaya religius yang sangat kuat di tengah masyarakat digital saat ini.


“Hari ini media sosial sudah menjadi ruang baru belajar agama. Anak muda mengaji lewat YouTube, TikTok, Instagram, podcast, hingga komunitas digital. Ini realitas sosial yang tidak bisa dihindari,” ujar Imam dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta pada Kamis malam, 21 Mei 2026.

Berdasarkan data, fenomena tersebut terlihat dari berbagai riset yang menunjukkan tingginya aktivitas keagamaan di ruang digital.

Survei Indonesia Millennials and Gen Z Report 2026 dari IDN Research pun merilis data sekitar 65 persen generasi milenial dan Gen Z mengakses konten spiritual atau keagamaan lewat media sosial.

Sementara itu, laporan We Are Social 2025 menunjukkan jumlah pengguna media sosial di Indonesia terus bertumbuh, dan kini telah mencapai sekitar 143 juta akun pengguna, bahkan lebih dari 207 juta penduduk Indonesia aktif menggunakan media sosial.

“Tentu, perlu ada kedalaman ilmu agama bagi para influencer tersebut,” pungkas Imam.


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya