Berita

Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, dan Direktur PT Republik Technetronic Nusantara (RTN) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU). (Foto: Istimewa)

Bisnis

Republikorp-Telkomsel Kembangkan Jaringan Komunikasi Aman

KAMIS, 21 MEI 2026 | 21:00 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) menjalin kerja sama strategis dengan anak perusahaan Republikorp, PT Republik Technetronic Nusantara (RTN), untuk memodernisasi infrastruktur teknologi komunikasi sektor pertahanan nasional melalui pengembangan jaringan privat yang aman (Secure Private Network).

Kolaborasi ini ditandai melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, dan Direktur PT Republik Technetronic Nusantara (RTN), Rikza Nurhakim, di Jakarta pada Kamis 21 Mei 2026.

"Kolaborasi ini merupakan perwujudan komitmen nyata Telkomsel dalam menghadirkan solusi konektivitas dan layanan digital yang andal guna menyokong berbagai kebutuhan strategis nasional," kata Stanislaus.


Pihak perusahaan menjelaskan bahwa upaya ini dilakukan demi mengoptimalkan ketersediaan infrastruktur komunikasi yang aman untuk misi kritis di berbagai wilayah operasi strategis.

"Melalui inisiatif pengembangan Secure Private Network bersama Republikorp, kami berupaya memaksimalkan ketersediaan infrastruktur komunikasi yang aman untuk kategori misi kritis (critical-mission)," kata Stanislaus.

Pengembangan teknologi yang disiapkan mencakup Mobile Tactical Communication System, teknologi satelit, LTE tactical, hingga hybrid communication system guna memastikan kawasan terpencil aman dari gangguan luar. 

Infrastruktur ini juga didesain memiliki fungsi ganda (dual-use infrastructure) agar dapat diandalkan negara dalam situasi darurat nasional seperti bencana alam.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya