Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia)

Bisnis

Purbaya Pede IHSG Bakal Rebound Lagi

Melorot ke Level 6.000 Usai Badan Ekspor Diumumkan
KAMIS, 21 MEI 2026 | 20:14 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa buka suara soal pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) usai Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan badan ekspor komoditas satu pintu.

Untuk diketahui, indeks pada perdagangan sore Kamis 21 Mei 2026 ditutup melorot 3,54 persen ke level 6.094 pada, satu hari setelah pidato Prabowo.

Bendahara negara itu menilai investor kemungkinan masih mencerna arah implementasi kebijakan ekspor yang diumumkan dalam sidang paripurna DPR RI pada Rabu 20 Mei 2026.


“Tapi kalau mereka nanti mengerti dampak yang sebetulnya seperti apa, harganya akan naik,” ujar Purbaya kepada media di Jakarta, Kamis 21 Mei 2026.

Ia menegaskan pembentukan badan ekspor justru bertujuan memperbaiki tata kelola perdagangan luar negeri, termasuk menutup celah praktik under invoicing yang selama ini dinilai merugikan negara dan perusahaan.

“Jadi tadi yang biasa jadi uang jadi mainnya oleh pemilik, karena perusahaan yang di luar negeri punya pemilik kan. Sekarang bisa harusnya terrefleksi langsung di penjualan mereka yang murni,” kata Purbaya.

Ia menilai kebijakan tersebut berpotensi meningkatkan keuntungan emiten karena pendapatan yang sebelumnya tidak tercatat optimal bisa masuk secara lebih transparan ke laporan perusahaan.

“Jadi harusnya ini akan meningkatkan valuasi dari perusahaan-perusahaan yang di bursa. Pasti pelan-pelan akan naik secara signifikan,” kata Purbaya.

Namun Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim mengatakan, investor khawatir kebijakan tersebut dapat membuka ruang intervensi negara terhadap harga jual komoditas unggulan.

"Hal tersebut menimbulkan kekhawatiran investor bahwa akan ada potensi pengendalian harga jual yang dapat berdampak pada penurunan marjin laba perusahaan," jelas Ratna dalam risetnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya