Berita

Jurubicara Partai Gerindra, Bahtra Banong. (Foto: RMOL/Ahmad Satryo)

Politik

Gerindra:

Hubungan Baik Prabowo-Megawati Perlihatkan Kepemimpinan Inklusif

KAMIS, 21 MEI 2026 | 17:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pernyataan terbuka Presiden Prabowo Subianto terkait peran Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri, menunjukkan corak kepemimpinan yang inklusif.

Begitu disampaikan Jurubicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, dalam keterangan tertulisnya kepada RMOL, Kamis 21 Mei 2026.

Bahtra mengatakan, pernyataan Presiden Prabowo dalam terkait peran Megawati menunjukkan karakter kepemimpinan yang dewasa, rendah hati, dan mengedepankan rekonsiliasi nasional di atas rivalitas politik.


Presiden Prabowo menyebut Megawati turut membantu dirinya saat sebelum menjabat, khususnya dalam bidang ekonomi. Hal itu dikatakan Prabowo saat berpidato dalam Rapat Paripurna DPR RI terkait KEM dan PPKF RAPBN 2027, pada Rabu 20 Mei 2026.

“Pak Prabowo menunjukkan bahwa perbedaan politik tidak menghapus rasa hormat dan persaudaraan kebangsaan. Apalagi keduanya punya histori persahabatan yang kuat," ujar Bahtra.

Anggota Legislatif DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Sulawesi Tenggara itu menegaskan, arti pernyataan Presiden Prabowo terhadap Megawati yang pernah menjabat Presiden kelima RI, secara tidak langsung memberikan pembelajaran politik yang santun.

"Beliau mengajarkan bahwa politik harus dijalankan dengan etika, penghormatan, dan jiwa besar,” sambungnya.

Lebih lanjut, Bahtra mengharapkan publik melihat Presiden Prabowo secara objektif berdasarkan tindakan dan kepemimpinannya hari ini, bukan terus terjebak pada stigma lama yang dibangun secara politis oleh pihak tertentu. 

“Hari ini Presiden Prabowo menunjukkan kepemimpinan yang inklusif, terbuka terhadap kritik, menghormati oposisi, dan mengutamakan persatuan nasional," tuturnya.

"Itu semua justru merupakan esensi utama dari demokrasi,” pungkas Bahtra.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya